Kekuatan Militer Gurkha dengan Wagner Group Jika Berkoalisi, Sangat Berbahaya!

Sabtu, 15 Juli 2023 - 12:15 WIB
loading...
A A A
Oleh karenanya, jika Gurkha dan Wagner Group digabungkan, maka akan menjadi kekuatan militer yang sangat kuat dan berbahaya.

Mereka akan memiliki jumlah pasukan yang besar, sekitar 90.000 orang dengan berbagai latar belakang dan keterampilan.

Selain jumlah pasukan, mereka juga memiliki persenjataan yang lengkap dan canggih. Bahkan kedua tentara swasta tersebut ahli dalam bertempur di berbagai medan dan situasi yang berbeda.

Namun, ada juga beberapa tantangan yang mungkin akan dihadapi koalisi ini. Salah satunya yaitu tentang masalah komunikasi dan koordinasi, karena adanya perbedaan bahasa, budaya dan kepentingan.

Selain itu, mereka mungkin tidak memiliki dukungan politik dan diplomatik dari negara lain, mengingat status mereka hanya sebagai tentara bayaran yang kontroversial.

Baik Gurkha dan Wagner juga mungkin harus menghadapi lawan yang lebih kuat dan terorganisir, seperti NATO maupun PBB.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RSP Menang Pemilu, Pengaruh...
RSP Menang Pemilu, Pengaruh China di Nepal Berpotensi Menurun
10 Negara yang Memiliki...
10 Negara yang Memiliki Bendera Paling Unik, Nomor 4 Bergambar Naga
Dubes LBBP RI Listyowati...
Dubes LBBP RI Listyowati Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Bangladesh
Mantan PM Ini Ungkap...
Mantan PM Ini Ungkap Demo Gen Z di Nepal sebagai Konspirasi yang Direncanakan
Program Visit Nepal...
Program 'Visit Nepal Year' China Gagal Hidupkan Pariwisata Nepal
Proyek China di Nepal...
Proyek China di Nepal Berulang Kali Terseret Korupsi, Ada Apa?
Mewujudkan Damai Positif...
Mewujudkan Damai Positif di Dunia yang Terbelah
China Segera Terapkan...
China Segera Terapkan UU Etnis Kontroversial, Bisa Incar Aktivis di Luar Negeri
Jadi Target Pembunuhan,...
Jadi Target Pembunuhan, Trump Bersumpah Musnahkan Iran
Rekomendasi
Mengapa Safar Dijuluki...
Mengapa Safar Dijuluki Bulan Perang? Simak 9 Peristiwa Bersejarah Islam Ini
Inggris Dihantam Isu...
Inggris Dihantam Isu Keributan di Kamar Ganti, Harry Kane Semprot Media
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
Berita Terkini
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Infografis
Perang Pecah, Ini Perbandingan...
Perang Pecah, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Thailand vs Kamboja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved