Biden Kerahkan 3.000 Tentara Cadangan Terkait Perang di Ukraina

Jum'at, 14 Juli 2023 - 09:17 WIB
loading...
Biden Kerahkan 3.000...
Tentara AS tiba di Zagan sebagai bagian dari penyebaran NATO di Polandia. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan pada Kamis (13/7/2023) bahwa hingga 3.000 anggota Cadangan Terpilih militer AS akan diaktifkan sebagai bagian dari Operasi Atlantic Resolve.

Langkah ini merupakan tindakan informal untuk upaya Washington mendukung Kiev dalam konflik yang sedang berlangsung.

Biden telah memberi wewenang kepada Kementerian Pertahanan dan Keamanan Dalam Negeri untuk “memerintahkan unit mana pun bertugas aktif, dan setiap anggota individu yang tidak ditugaskan ke unit yang diatur untuk melayani sebagai unit Cadangan Terpilih, atau anggota mana pun dalam kategori mobilisasi Cadangan Siap Perorangan dan ditunjuk sebagai esensial” oleh peraturan departemen.

“Jumlah pasukan cadangan yang dimobilisasi tidak melebihi 3.000 total anggota pada satu waktu, di mana tidak lebih dari 450 anggota dapat menjadi anggota Cadangan Siap Perorangan," ungkap Gedung Putih.

Perintah eksekutif Biden mengutip pasal 12304 dari Title 10 Kode AS (Undang-undang Militer Umum), yang memungkinkan presiden memanggil cadangan untuk situasi “selain selama perang atau darurat nasional, termasuk operasi bernama atau kasus penggunaan atau ancaman penggunaan senjata pemusnah massal; atau serangan teroris atau ancaman serangan teroris di AS yang mengakibatkan atau dapat mengakibatkan kehilangan nyawa atau harta benda yang signifikan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved