Tentara Ukraina Sudah Terima Bom Cluster dari AS

Jum'at, 14 Juli 2023 - 01:16 WIB
loading...
Tentara Ukraina Sudah...
Tentara Ukraina sudah menerima bom cluster dari AS. Foto/Reuters
A A A
KYIV - Militer Ukraina telah menerima munisi tandan atau bom cluster yang dijanjikan oleh Amerika Serikat ke Kyiv untuk meningkatkan serangan balasan yang bergerak lambat terhadap invasi Rusia.

"Kami baru saja mendapatkannya, kami belum menggunakannya, tetapi mereka dapat mengubah (medan perang) secara radikal," kata komandan tentara Ukraina Oleksandr Tarnavskyi kepada CNN.

AS pekan lalu mengatakan akan mengirimkan bom cluster ke Ukraina, meskipun ada kekhawatiran atas risiko jangka panjang yang ditimbulkan terhadap warga sipil.

Baca Juga: Tak Takut Mati dan Makin Berani Jadi Alasan Tentara Rusia Pakai Narkoba

“Musuh juga memahami bahwa dengan mendapatkan amunisi ini, kami akan mendapat keuntungan,” kata Tarnavskyi.

Tarnavskyi mengatakan kepada CNN bahwa pasukan Ukraina tidak akan mengerahkan senjata di daerah padat penduduk.

"Rusia berpikir bahwa kami akan menggunakannya di semua area depan ... Ini sangat salah," katanya.

Baca Juga: Jenderal AS: Militer Rusia Mengalami Friksi dan Kebingungan karena Wagner

Presiden AS Joe Biden mengatakan keputusan itu "sangat sulit" tetapi menekankan Ukraina membutuhkan amunisi tambahan untuk mengisi kembali stoknya yang habis.

Senjata kontroversial itu dapat membubarkan hingga beberapa ratus bahan peledak kecil, yang dapat tetap tidak meledak di dalam tanah, menimbulkan risiko bagi warga sipil setelah konflik berakhir.

Mereka dilarang oleh banyak negara - terutama di Eropa - yang merupakan penandatangan Konvensi Oslo 2008, di mana Rusia, Amerika Serikat, atau Ukraina bukan merupakan pihak.

Kremlin mengatakan akan mengambil "tindakan balasan" jika senjata itu dikerahkan oleh Ukraina terhadap pasukannya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Panas! Iran Beri Peringatan...
Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS
Rekomendasi
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Berita Terkini
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved