Jenderal AS: Militer Rusia Mengalami Friksi dan Kebingungan karena Wagner

Kamis, 13 Juli 2023 - 23:26 WIB
loading...
Jenderal AS: Militer...
Pemberontakan Wagner memicu friksi di kalangan militer Rusia. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Kepemimpinan Rusia menderita sejumlah besar "gesekan dan kebingungan" sejak pemberontakan kelompok tentara bayaran Wagner bulan lalu, tetapi dampaknya terhadap garis depan di Ukraina masih belum pasti. Itu diungkapkan petinggi militer Amerika Serikat (AS) Mark Milley.

Pemberontakan 24 Juni yang dipimpin oleh bos Wagner Yevgeny Prigozhin, yang para pejuangnya merebut kota selatan Rostov-on-Don dan melaju ratusan mil menuju Moskow tanpa perlawanan di lapangan, tiba-tiba dijinakkan dalam kesepakatan yang seolah-olah ditengahi oleh pemimpin Belarusia Alexander Lukashenko.

Baca Juga: 6 Kebohongan Presiden Biden terkait Keterlibatan dalam Perang Ukraina

Prigozhin mengatakan pemberontakan itu tidak ditujukan untuk menggulingkan pemerintah tetapi untuk "membawa ke pengadilan" tentara dan kepala pertahanan atas kesalahan dan tindakan tidak profesional mereka di Ukraina.

"Pada tingkat strategis, cukup jelas bahwa Anda memiliki gesekan dan kebingungan yang signifikan," kata Jenderal Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan, kepada sekelompok kecil wartawan yang bepergian bersamanya di Asia, dilansir Reuters.

"Ada banyak drama yang terjadi di tingkat yang sangat senior. Bagaimana semua itu akan terjadi di penghujung hari? Saya belum begitu yakin," kata Milley. "Kurasa kita belum selesai. Kurasa masih banyak bab yang harus didengar tentang itu."

Milley mengatakan bahwa pasukan Rusia tingkat rendah di Ukraina kemungkinan besar lebih fokus pada situasi di lapangan dan bertahan hidup dari hari ke hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved