Tak Takut Mati dan Makin Berani Jadi Alasan Tentara Rusia Pakai Narkoba

Jum'at, 14 Juli 2023 - 00:41 WIB
loading...
A A A
"Bahan yang ditemukan dari medan perang menunjukkan tentara Rusia kemungkinan besar mengambil zat dalam bentuk cair," demikian laporan tersebut.

Seperti diungkapkan Mick Ryan, seorang pensiunan Mayor Jenderal di Angkatan Darat Australia dan seorang ahli strategi militer, membius tentara aktif mungkin merupakan strategi medan perang yang suram, tetapi itu bukan hal yang tidak biasa. Dia menyaksikan taktik tersebut ketika dia berada di medan perang perbatasan Timor Timur dengan batalion infantri pada tahun 2000.

Baca Juga: Makin Mandul, Wagner Serahkan 2.000 Peralatan Tempur ke Kremlin

"Ini bukan hal baru, mengirim pasukan ke depan di bawah pengaruh obat-obatan, itu sebenarnya sangat umum dalam sejarah militer," kata Ryan kepada Insider.

Seperti yang dilaporkan Insider awal tahun ini, beberapa negara memiliki sejarah memasok tentara mereka dengan obat peningkat kinerja.

Toko-toko Inggris biasa menjual jarum suntik heroin sebagai hadiah untuk pasukan selama Perang Dunia I; Nazi memompa orang-orang mereka dengan sabu untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan di medan perang; dan militer AS mendistribusikan obat penghilang rasa sakit dan "pil pep" - juga dikenal sebagai kecepatan - kepada tentara yang menuju misi pengintaian jarak jauh selama Perang Vietnam.

Rusia memiliki sejarah kotak-kotaknya sendiri dengan penggunaan narkoba dan alkohol selama perang. Pembaruan intelijen Inggris pada bulan April menunjukkan tentara Rusia sekarat di Ukraina akibat alkoholisme.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved