AS: Ukraina Bakal Terima Jet Tempur F-16
Kamis, 13 Juli 2023 - 06:32 WIB
loading...
A
A
A
Jet tempur F-16 dirancang pada tahun 1970-an oleh General Dynamics, dan saat ini diproduksi terbatas oleh Lockheed Martin.
Pada hari Selasa, Denmark mengumumkan koalisi—yang akan menangani pelatihan pilot Ukraina dengan jet buatan AS—mulai bekerja Agustus. Ini akan dipimpin oleh Denmark dan Belanda, dan juga terdiri dari Belgia, Kanada, Luksemburg, Norwegia, Polandia, Portugal, Rumania, Inggris dan Swedia.
Kendati demikian, sekitar setengah dari negara yang terlibat dalam koalisi itu tidak benar-benar mengoperasikan F-16. Juga tidak satu pun dari mereka yang secara terbuka berkomitmen untuk mengirim jet tempur F-16 ke Kyiv.
Berbicara dengan Radio Svoboda milik pemerintah AS, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan pelatihan itu harus dimulai sekitar Agustus atau mungkin awal September.
"Idealnya, F-16 pertama yang dipiloti oleh [pilot] Ukraina akan terbang pada akhir kuartal pertama tahun depan," ujarnya.
“Tapi kita perlu melatih para insinyur, teknisi, kita perlu menyiapkan infrastrukturnya. Detailnya banyak, jadi jadwalnya bisa bergeser,” imbuh Kuleba.
Pada hari Selasa, Denmark mengumumkan koalisi—yang akan menangani pelatihan pilot Ukraina dengan jet buatan AS—mulai bekerja Agustus. Ini akan dipimpin oleh Denmark dan Belanda, dan juga terdiri dari Belgia, Kanada, Luksemburg, Norwegia, Polandia, Portugal, Rumania, Inggris dan Swedia.
Kendati demikian, sekitar setengah dari negara yang terlibat dalam koalisi itu tidak benar-benar mengoperasikan F-16. Juga tidak satu pun dari mereka yang secara terbuka berkomitmen untuk mengirim jet tempur F-16 ke Kyiv.
Berbicara dengan Radio Svoboda milik pemerintah AS, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan pelatihan itu harus dimulai sekitar Agustus atau mungkin awal September.
"Idealnya, F-16 pertama yang dipiloti oleh [pilot] Ukraina akan terbang pada akhir kuartal pertama tahun depan," ujarnya.
“Tapi kita perlu melatih para insinyur, teknisi, kita perlu menyiapkan infrastrukturnya. Detailnya banyak, jadi jadwalnya bisa bergeser,” imbuh Kuleba.
Lihat Juga :