Buntut Pembakaran Al-Quran, Taliban Hentikan Aktivitas Swedia di Afghanistan

Selasa, 11 Juli 2023 - 23:14 WIB
loading...
Buntut Pembakaran Al-Quran,...
Taliban menghentikan semua aktivitas Swedia di Afghanistan sebagai respons atas pembakaran al-Quran. Foto/Ilustrasi
A A A
KABUL - Pemerintahan Taliban menghentikan semua kegiatan Swedia di Afghanistan pada Selasa (11/7/2023) sebagai tanggapan atas pembakaran al-Quran di Stockholm bulan lalu. Kelompok bantuan utama Swedia mengatakan sedang mencari klarifikasi tentang dampaknya terhadap program-programnya.

"Setelah menghina al-Quran dan memberikan izin untuk menghina keyakinan Muslim ... Emirat Islam Afghanistan memerintahkan penghentian semua aktivitas Swedia di Afghanistan," kata Zabihullah Mujahid, juru bicara pemerintahan Taliban, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters.

Seorang imigran Irak ke Swedia membakar al-Quran di luar masjid Stockholm bulan lalu, menyebabkan kemarahan di dunia Muslim. Pejabat Swedia menyesalkan tindakan tersebut tetapi mengatakan mereka tidak dapat mencegahnya karena aturan kebebasan berbicara.

Baca Juga: Erdogan Kini Dukung Swedia Gabung NATO, Awalnya Menentang karena Al-Qur'an Dibakar

Swedia tidak lagi memiliki kedutaan besar di Afghanistan sejak Taliban mengambil alih pada tahun 2021. Namun Organisasi bantuan Komite Swedia untuk Afghanistan (SCA) mengatakan sedang mencari klarifikasi dengan otoritas Taliban mengenai apakah operasinya akan terpengaruh.

"SCA bukan entitas pemerintah Swedia, SCA independen dan tidak memihak dalam hubungannya dengan semua pemangku kepentingan politik dan negara, dan mengutuk keras semua penodaan al-Quran," kata LSM itu dalam sebuah pernyataan.

"Selama lebih dari 40 tahun SCA telah bekerja sama erat dengan penduduk pedesaan dan sangat menghormati Islam dan tradisi lokal di Afghanistan," katanya.

Baca Juga: Lagi, Aksi Pembakaran Al-Quran Terjadi di Eropa

Ribuan staf Afghanistan bekerja untuk organisasi tersebut di seluruh negeri dalam bidang kesehatan, pendidikan dan pembangunan pedesaan, dan merawat 2,5 juta pasien di klinik kesehatannya tahun lalu.

Administrasi Taliban tidak memberikan perincian tentang organisasi mana yang akan terpengaruh oleh larangannya.

Sektor bantuan Afghanistan telah sangat terhambat oleh serangkaian pembatasan, termasuk terhadap pekerja bantuan perempuan. Pengurangan dana untuk rencana kemanusiaan tahunan yang dipimpin PBB menunjukkan negara-negara donor menarik kembali dukungan keuangan.

Baca Juga: Iran Tuduh Pria Irak Pembakar Al-Quran Agen Mossad
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Lupakan Pil, Dokter...
Lupakan Pil, Dokter Swedia Mulai Resepkan Traveling untuk Penyebuhan Penyakit
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Kecam Netanyahu, Mantan...
Kecam Netanyahu, Mantan Kepala Staf IDF: Dia Bikin Israel Kehilangan Arah!
Rekomendasi
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
Liburan Mewah Tetap...
Liburan Mewah Tetap Bisa Hemat: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
5 Ayat Al Quran dan...
5 Ayat Al Quran dan Hadis tentang Kiamat Sudah Dekat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved