5 Fakta Ryyan Alshebl, Pengungsi Suriah yang Jadi Wali Kota di Jerman

Selasa, 11 Juli 2023 - 13:29 WIB
loading...
5 Fakta Ryyan Alshebl,...
Ryyan Alshebl, pengungsi Suriah yang terpilih sebagai wali kota di Jerman. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Ryyan Alshebl, seorang pengungsi Suriah, mendadak tenar setelah terpilih sebagai wali kota di sebuah kota kecil di Jerman.

Dia bersama ribuan orang lainnya mengungsi ke luar negeri setelah Suriah dilanda perang saudara sejak Mei 2011.

Menurut The National News, Ryyan Alshebl menjadi bagian dari sekitar 900.000 orang yang mengungsi ke Jerman.

Baca Juga: Pengungsi Suriah Dilantik sebagai Wali Kota Ostelsheim di Jerman

5 Fakta Menarik Ryyan Alshebl


1. Wali Kota Ostelsheim, Jerman


Sekitar delapan tahun lalu, Ryyan Alshebl berjuang sebagai seorang pengungsi yang menyeberangi Laut Mediterania demi mencari tempat naungan. Sekarang, dia berhasil menjadi Wali Kota Ostelsheim di Jerman.

Dilansir dari New York Times, Ostelsheim adalah sebuah kota berpenduduk sekitar 2.700 orang yang terletak di perbukitan dekat Black Forest, barat daya Jerman.

Alshebl maju sebagai calon independen meski dia telah bergabung dengan Partai Hijau. Secara mengejutkan, dia memenangkan pemilhan April lalu dengan 55,4% suara.

2. Baru Mendapat Kewarganegaraan Jerman


Untuk mendapat kewarganegaraan Jerman, seorang pengungsi harus menjalani masa tunggu kurang lebih selama delapan tahun atau bisa lebih awal jika unggul dalam kursus integrasi.

Ketentuan ini membuat Alshebl baru mendapatkan kewarganegaraan Jerman pada tahun ini.

3. Mengalami Kesulitan Adaptasi dan Mendapat Diskriminasi


Saat ini, mayoritas pengungsi dari tahun 2015 telah berhasil mendapat pekerjaan dan mempelajari bahasa lokal. Bila menengok ke belakang, kedatangan para pengungsi ini sempat ditentang keras oleh kelompok sayap kanan Jerman.

Para pemimpin Partai Demokrat Kristen Jerman bahkan berargumen untuk menghapus komitmen konstitusional terkait penawaran suaka. Karena, menurut mereka, para imigran hanya akan membawa dampak buruk.

4. Awalnya Tidak Berminat Terjun ke Dunia Politik


Alshebl yang datang ke Jerman berbekal gelar sarjana di bidang perbankan, tidak pernah terbesit dalam pikirannya untuk terjun ke dunia politik. Terlebih, dia hanya seorang diri di negara Eropa tersebut.

Sebagai orang Suriah yang sempat terkena diskriminasi ketika pertama kali datang ke Jerman, dia tidak memiliki kepercayaan diri yang besar untuk menjadi seorang pemimpin.

Minatnya untuk terjun ke dunia politik mulai timbul ketika menjadi sukarelawan di pusat rekreasi, di mana dirinya kala itu mencalonkan diri untuk menjadi pemimpin. Dari situlah, dia mulai bertekad untuk memperlancar bahasa Jerman, kemudian magang di Dewan Kota Altenstadt.

5. Janji Alshebl Semasa Kampanye


Semasa kampanye, Alshebl berjanji akan meningkatkan akses internet, meningkatkan perhatian pada anak di bawah umur dan akan selalu melibatkan warga dalam pembuatan keputusan wali kota.

Sekarang, pria berusia 29 tahun tersebut telah resmi meninggalkan Suriah dengan menjadi warga negara Jerman.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Aroma Konspirasi Mencuat:...
Aroma Konspirasi Mencuat: Gol Dianulir Wasit, Iran Gagal Lolos Otomatis ke Fase Gugur
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved