Ironi Ranking Kekuatan Militer: Ukraina Naik, Negara NATO yang Membantunya Malah Turun
Selasa, 11 Juli 2023 - 08:32 WIB
loading...
A
A
A
Rusia tetap di urutan kedua dengan skor indeks 0,0714. China berada di urutan ketiga dengan skor indeks 0,0722.
Tidak ada militer lain yang mendekati tiga teratas GFP, dengan tempat keempat India mencetak skor indeks 0,1025 dan Inggris mencetak skor indeks 0,1435 untuk tempat kelima.
Beberapa anggota NATO mengalami penurunan peringkat dalam posisi militer mereka. Prancis turun dari peringkat ketujuh pada 2020-2022 ke posisi kesembilan pada 2023.
Jerman, yang menempati peringkat sepuluh besar pada 2019, turun ke peringkat 25, tertinggal dari negara-negara seperti Thailand, Taiwan, dan Spanyol. Sekutu NATO lainnya, Kanada, turun dari posisi ke-23 ke posisi ke-27.
Sedangkan Ukraina naik tujuh peringkat di tengah perangnya dengan Rusia. Skor indeks-nya adalah 0,2516.
“Saat Ukraina melanjutkan pertahanannya melawan Rusia, Ukraina telah meningkatkan skor indeks GFP untuk tahun ini sebagai hasil tanggapannya, dukungan finansial dan material dari Barat dan pengenalan kategori kunci baru, yang menguntungkan penempatannya secara keseluruhan dalam daftar," tulis GFP dalam laporan terbarunya, yang dilansir Selasa (11/7/2023).
Tidak ada militer lain yang mendekati tiga teratas GFP, dengan tempat keempat India mencetak skor indeks 0,1025 dan Inggris mencetak skor indeks 0,1435 untuk tempat kelima.
Beberapa anggota NATO mengalami penurunan peringkat dalam posisi militer mereka. Prancis turun dari peringkat ketujuh pada 2020-2022 ke posisi kesembilan pada 2023.
Jerman, yang menempati peringkat sepuluh besar pada 2019, turun ke peringkat 25, tertinggal dari negara-negara seperti Thailand, Taiwan, dan Spanyol. Sekutu NATO lainnya, Kanada, turun dari posisi ke-23 ke posisi ke-27.
Sedangkan Ukraina naik tujuh peringkat di tengah perangnya dengan Rusia. Skor indeks-nya adalah 0,2516.
“Saat Ukraina melanjutkan pertahanannya melawan Rusia, Ukraina telah meningkatkan skor indeks GFP untuk tahun ini sebagai hasil tanggapannya, dukungan finansial dan material dari Barat dan pengenalan kategori kunci baru, yang menguntungkan penempatannya secara keseluruhan dalam daftar," tulis GFP dalam laporan terbarunya, yang dilansir Selasa (11/7/2023).
Lihat Juga :