Ironi Ranking Kekuatan Militer: Ukraina Naik, Negara NATO yang Membantunya Malah Turun

Selasa, 11 Juli 2023 - 08:32 WIB
loading...
A A A
"Tahun 2023 akan menjadi tahun kritis menuju konflik berdarah Rusia-Ukraina karena tekanan dan tuntutan perang berkepanjangan," lanjut laporan GFP.

AS dan para dermawan lainnya memberi Ukraina bantuan militer, keuangan, dan kemanusiaan lebih dari USD170 miliar antara Januari 2022 dan Februari 2023. Angka itu menurut sebuah studi oleh Institut Kiel Jerman untuk Ekonomi Dunia.

Terlepas dari upaya bantuan besar-besaran, stok artileri Ukraina dan Amerika hampir habis. Itu diakui Presiden AS Joe Biden dalam wawancara CNN yang disiarkan pada hari Minggu.

“Salah satu pengungkapan paling gila dari perang Ukraina adalah bahwa AS tidak dapat memproduksi amunisi sebanyak Rusia, meskipun AS menghabiskan lebih dari USD800 miliar/tahun untuk pertahanan, yang sepuluh kali lipat dari Rusia,” kata pembawa acara podcast AS David Sacks.

Sementara senjata internasional untuk Ukraina berdampak pada peringkat negara, dia menambahkan: "Pembayar pajak Amerika harus ditipu secara meriah oleh kompleks industri militer."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved