5 Kebijakan Volodymyr Zelensky selama Menjabat Presiden Ukraina

Senin, 10 Juli 2023 - 13:19 WIB
loading...
A A A
"Kode Keluarga Ukraina mendefinisikan bahwa keluarga adalah unit utama dan utama masyarakat. Keluarga terdiri dari orang-orang yang hidup bersama, dihubungkan oleh kehidupan bersama, memiliki hak dan kewajiban bersama. Menurut Konstitusi Ukraina, pernikahan didasarkan atas persetujuan bebas dari seorang wanita dan seorang pria (Pasal 51)," tulis Zelensky di situs web Kepresidenan Ukraina.

"Konstitusi Ukraina tidak dapat diubah selama darurat militer atau keadaan darurat (Pasal 157 Konstitusi Ukraina)," jelasnya.

Namun, Zelensky mengatakan dia akan bekerja dengan para menterinya untuk memastikan HAM dan kebebasan semua warga Ukraina.

2. Bantuan Barat Nyaris Tanpa Henti, tapi Pejabatnya Korupsi


Presiden Volodymyr Zelensky menjanjikan pemberantasan korupsi saat kampanye yang membuatnya sukses menjadi pemimpin Ukraina sekarang.

Ketika invasi Rusia ke Ukraina dimulai 24 Februari 2022, bantuan ekonomi dan militer dari negara-negara Barat terus mengalir nyaris tanpa henti ke Kyiv.

Namun, ironisnya, korupsi dilakukan oleh para pejabat pemerintah Zelenky.

Pada Mei 2023, Ketua Mahkamah Agung Ukraina Vsevolod Knyazev ditangkap karena menerima suap USD2,7 juta atau lebih dari Rp40 miliar.

Knyazev ditangkap Biro Antikorupsi Nasional Ukraina (NABU) yang kerja sama dengan Kantor Kejaksaan Khusus Antikorupsi (SAP).

Sebelum itu, Wakil Menteri Infrastruktur Vasyl Lozinskyi ditangkap dan dipecat atas dugaan korupsi senilai USD400.000. Dana itu semestinya untuk membeli berbagai peralatan sipil selama masa perang, termasuk generator.

“Saya ingin ini menjadi jelas: tidak akan ada kembali ke masa lalu, ke cara hidup berbagai orang yang dekat dengan lembaga negara atau mereka yang menghabiskan seluruh hidup mereka mengejar kursi [jabatan] dulu,” kata Zelensky dalam pidatonya tanpa menyebutkan kasus secara khusus terkait skandal korupsi di pemerintahannya.

3. Ingin Ganti Nama Rusia Menjadi Moscovia


Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Maret 2023 menginstruksikan pemerintahnya untuk mempertimbangkan mengganti nama Rusia menjadi Moscovia.

Itu adalah sebutan tidak resmi bagi Rusia yang digunakan berabad-abad yang lalu. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung "klaim berbahaya" bahwa orang-orang Rusia adalah keturunan langsung dari Kievan Rus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved