Sudah Memberontak, Mengapa Bos Wagner Jadi Orang Bebas di Rusia?
Sabtu, 08 Juli 2023 - 10:53 WIB
loading...
A
A
A
Dugaan kehadiran bos Wagner di Rusia menimbulkan pertanyaan tentang mengapa Putin tampaknya membiarkan dia lolos begitu saja setelah melakukan pemberontakan bersenjata.
Menyusul pernyataan Lukashenko, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menepis pertanyaan tentang keberadaan Prigozhin, mengatakan bahwa pemerintah Rusia tidak memiliki "kemampuan" atau "keinginan" untuk mengikuti gerakan kepala Wagner Group.
"Kemampuan Prigozhin untuk beroperasi secara bebas di Rusia menunjukkan bahwa dia masih dilindungi oleh beberapa jaminan keamanan dan/atau bahwa Kremlin terus memprioritaskan merusak reputasinya di Rusia daripada menargetkan Prigozhin secara fisik atau legal," kata ISW dalam analisisnya terbaru, yang dilansir Newsweek, Sabtu (8/7/2023).
Sementara Prigozhin belum terlihat di depan umum sejak akhir pemberontakannya, media pro-Kremlin merilis gambar minggu ini yang diklaim diambil saat penggerebekan oleh dinas keamanan Rusia di rumah Prigozhin di St Petersburg. Mereka menunjukkan batangan emas, senjata, uang tunai, dan koleksi rambut palsu yang disita.
Kyiv mengatakan bahwa Rusia bermaksud untuk membunuh Prigozhin karena pemberontakan yang gagal. Kepala intelijen pertahanan Ukraina, Mayor Jenderal Kyrylo Budanov, mengatakan Kyiv mengetahui rencana pemberontakan dan plot yang sedang berlangsung oleh badan intelijen Rusia, Dinas Keamanan Federal (FSB), untuk membunuhnya.
Klaim itu ditepis oleh Lukashenko pada hari Kamis, yang mengatakan bahwa baik dia maupun Presiden Vladimir Putin tidak ingin membunuh Prigozhin.
Dia juga menolak anggapan bahwa pemimpin Rusia itu mungkin berusaha membunuh Prigozhin di masa depan.
Menyusul pernyataan Lukashenko, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menepis pertanyaan tentang keberadaan Prigozhin, mengatakan bahwa pemerintah Rusia tidak memiliki "kemampuan" atau "keinginan" untuk mengikuti gerakan kepala Wagner Group.
"Kemampuan Prigozhin untuk beroperasi secara bebas di Rusia menunjukkan bahwa dia masih dilindungi oleh beberapa jaminan keamanan dan/atau bahwa Kremlin terus memprioritaskan merusak reputasinya di Rusia daripada menargetkan Prigozhin secara fisik atau legal," kata ISW dalam analisisnya terbaru, yang dilansir Newsweek, Sabtu (8/7/2023).
Sementara Prigozhin belum terlihat di depan umum sejak akhir pemberontakannya, media pro-Kremlin merilis gambar minggu ini yang diklaim diambil saat penggerebekan oleh dinas keamanan Rusia di rumah Prigozhin di St Petersburg. Mereka menunjukkan batangan emas, senjata, uang tunai, dan koleksi rambut palsu yang disita.
Kyiv mengatakan bahwa Rusia bermaksud untuk membunuh Prigozhin karena pemberontakan yang gagal. Kepala intelijen pertahanan Ukraina, Mayor Jenderal Kyrylo Budanov, mengatakan Kyiv mengetahui rencana pemberontakan dan plot yang sedang berlangsung oleh badan intelijen Rusia, Dinas Keamanan Federal (FSB), untuk membunuhnya.
Klaim itu ditepis oleh Lukashenko pada hari Kamis, yang mengatakan bahwa baik dia maupun Presiden Vladimir Putin tidak ingin membunuh Prigozhin.
Dia juga menolak anggapan bahwa pemimpin Rusia itu mungkin berusaha membunuh Prigozhin di masa depan.
Lihat Juga :