AS Persenjatai Ukraina dengan Bom Cluster, Rusia: Ini Tindakan Gila!
Sabtu, 08 Juli 2023 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
"Munisi tandan akan dikirimkan dalam kerangka waktu yang relevan untuk serangan balasan," kata seorang pejabat Pentagon kepada wartawan, yang dilansir Reuters, Sabtu (8/7/2023).
Munisi tandan dilarang oleh lebih dari 100 negara. Mereka biasanya melepaskan sejumlah besar bom kecil yang dapat membunuh tanpa pandang bulu di area yang luas dan yang gagal meledak menimbulkan bahaya selama beberapa dekade setelah konflik berakhir.
"Ukraina telah memberikan jaminan tertulis bahwa mereka akan menggunakannya dengan sangat hati-hati untuk meminimalkan risiko terhadap warga sipil," kata Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan.
Presiden AS Joe Biden menggambarkan keputusan tentang bom cluster itu sulit tetapi mengatakan Ukraina membutuhkannya.
"Mereka mencoba melewati parit-parit itu, dan menghentikan tank-tank itu agar tidak menggelinding," kata Biden dalam sebuah wawancara dengan CNN. "Itu bukan keputusan yang mudah."
Munisi tandan dilarang oleh lebih dari 100 negara. Mereka biasanya melepaskan sejumlah besar bom kecil yang dapat membunuh tanpa pandang bulu di area yang luas dan yang gagal meledak menimbulkan bahaya selama beberapa dekade setelah konflik berakhir.
"Ukraina telah memberikan jaminan tertulis bahwa mereka akan menggunakannya dengan sangat hati-hati untuk meminimalkan risiko terhadap warga sipil," kata Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan.
Presiden AS Joe Biden menggambarkan keputusan tentang bom cluster itu sulit tetapi mengatakan Ukraina membutuhkannya.
"Mereka mencoba melewati parit-parit itu, dan menghentikan tank-tank itu agar tidak menggelinding," kata Biden dalam sebuah wawancara dengan CNN. "Itu bukan keputusan yang mudah."
Lihat Juga :