5 Strategi Ukraina Lawan Drone Kamikaze Rusia, Mengintensifkan Produk Lokal Dibandingkan Asing

Rabu, 05 Juli 2023 - 22:15 WIB
loading...
A A A
Salah satunya, Oleksandr, mengatakan timnya menghadirkan "quadrocopter" yang memiliki sayap selain bertenaga baling-baling. Dia mengatakan itu bisa terbang lebih cepat dan lebih lama dari drone lainnya.

"Ini akan menjadi drone yang akan ... lepas landas secara vertikal untuk mencegat atau mengejar drone, menembak jatuh atau membuat macet mereka," katanya.

Peserta lain, Yuriy, seorang insinyur dan wakil kepala perusahaan Ukraina, mengatakan timnya mempresentasikan desain untuk sistem perang elektronik anti-drone baru yang akan lebih efektif melawan Shaheds.

Drone telah digunakan secara luas dalam perang di Yaman, Suriah, dan Nagorno-Karabakh, tetapi tidak pernah lebih dari di Ukraina, kata para pejabat.

“Ini benar-benar perang drone yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Fedorov, menambahkan bahwa inovasi teknologi militer Ukraina telah berkembang pesat sejak invasi Rusia.

5. Memperbanyak Drone dengan Crowdfunding

5 Strategi Ukraina Lawan Drone Kamikaze Rusia, Mengintensifkan Produk Lokal Dibandingkan Asing

Foto/Reuters

Ukraina meluncurkan proyek crowdfunding tahun lalu yang bertujuan untuk menciptakan "Tentara Drone" yang telah berkembang menjadi program negara yang mencakup segala hal mulai dari produksi kendaraan udara tanpa awak hingga pelatihan pilot drone.

"Beberapa bulan setelah invasi skala penuh dimulai, semua orang menyadari bahwa cara paling efektif untuk melakukan pengintaian dan mengalahkan musuh adalah kendaraan udara tanpa awak," kata brigadir jenderal Yurii Shchyhol.

Shchyhol, yang mengawasi pengadaan untuk program negara, mengatakan sejauh ini telah membeli 15.000 drone, dengan lebih banyak masuk melalui Kementerian Pertahanan dan lainnya dipasok oleh bantuan dan sukarelawan asing.

Jumlah drone yang digunakan oleh Ukraina di medan perang tidak diketahui.

"Tujuan kami tahun ini adalah untuk membeli lebih dari 200.000 drone penyerang dan pengintai besar... Kami akan membeli drone sebanyak yang tersedia untuk pembelian di pasar," kata Shchyhol.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved