Pengacau Sinyal Rusia Sukses 'Lumpuhkan' Bom Pintar Ukraina

Selasa, 04 Juli 2023 - 15:52 WIB
loading...
A A A
Amunisi yang dipandu GPS ini awalnya menawarkan harapan kepada Ukraina untuk mengimbangi keunggulan Rusia dalam hal tenaga kerja dan senjata. Memang, HIMARS terbukti sangat penting dalam serangan balasan terbatas Ukraina pada musim panas 2022, saat roket menghancurkan markas Rusia dan tempat penimbunan pasokan.

Bahwa Rusia sedang mengembangkan tindakan pencegahan seharusnya tidak mengejutkan. Semua senjata pada akhirnya kehilangan keefektifannya saat musuh beradaptasi. Bukan rahasia lagi bahwa militer Rusia, seperti pendahulu Sovietnya, mencurahkan upaya besar untuk mengembangkan berbagai sistem peperangan elektronik.

Secara khusus, Withington menunjuk ke R-330Zh Zhitel milik Angkatan Darat Rusia, sebuah sistem pengacau yang dipasang di truk bergerak yang dirancang khusus untuk mengganggu komunikasi GPS dan satelit dalam pita gelombang 100 MHz hingga 2 GHz.

"Sinyal dari satelit GPS AS yang digunakan alat JDAM ditransmisikan pada pita gelombang dari 1,164 GHz hingga 1,575 GHz," menurut Worthington.

“Ini jatuh tepat di dalam area tangkapan R-330Zh,” imbuhnya.

Worthington mengklaim telah melihat dokumen resmi yang menempatkan jangkauan R-330Zh pada jarak 18,6 mil, dengan sinyal jamming berkekuatan 10kW.

"Ini lebih kuat dari kekuatan sinyal GPS yang datang dari luar angkasa," catatnya.

"Selain itu, semakin dekat penerima GPS dengan antena gangguan R-330Zh, semakin kuat sinyal gangguannya," ia menambahkan.

Baca Juga: Presiden Zelensky: Separuh Warga Rusia Dukung Bos Wagner untuk Melawan Putin
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved