Inilah Lancet, Drone Kamikaze Rusia yang Pusingkan Pertahanan Ukraina
Senin, 03 Juli 2023 - 12:05 WIB
loading...
A
A
A
Drone Lancet, yang membawa hingga 3kg bahan peledak, terbang di ketinggian rendah untuk menghindari deteksi, sangat bermanuver, dan dapat berkeliaran di udara sampai targetnya terbuka.
Menurut laporan The Telegraph, faktor-faktor ini menjadikan mereka ancaman besar bagi artileri Ukraina, terutama karena Kyiv enggan menggunakan rudal pertahanan udara pada pesawat nirawak yang relatif murah ini.
Sak mengatakan kepada surat kabar itu bahwa Barat dapat membantu Ukraina melawan UAV ini dengan mengirimkan sistem pertahanan udara tambahan, khususnya Gepard buatan Jerman, yang dipersenjatai dengan senjata anti-pesawat.
“Mereka bergerak, mereka dapat bergerak dengan cepat dan mereka memiliki radar yang bagus yang dapat diintegrasikan ke dalam jalur tersebut,” katanya.
Jerman telah mengirim 34 Gepard ke Ukraina, dengan 18 lainnya sedang dalam perjalanan. Secara total, menurut pejabat Jerman, Berlin berencana untuk memasok Kyev dengan 45 Gepard pada akhir 2023.
Sak juga mengatakan Lancet dapat dinetralkan melalui tindakan peperangan elektronik.
Menurut laporan The Telegraph, faktor-faktor ini menjadikan mereka ancaman besar bagi artileri Ukraina, terutama karena Kyiv enggan menggunakan rudal pertahanan udara pada pesawat nirawak yang relatif murah ini.
Sak mengatakan kepada surat kabar itu bahwa Barat dapat membantu Ukraina melawan UAV ini dengan mengirimkan sistem pertahanan udara tambahan, khususnya Gepard buatan Jerman, yang dipersenjatai dengan senjata anti-pesawat.
“Mereka bergerak, mereka dapat bergerak dengan cepat dan mereka memiliki radar yang bagus yang dapat diintegrasikan ke dalam jalur tersebut,” katanya.
Jerman telah mengirim 34 Gepard ke Ukraina, dengan 18 lainnya sedang dalam perjalanan. Secara total, menurut pejabat Jerman, Berlin berencana untuk memasok Kyev dengan 45 Gepard pada akhir 2023.
Sak juga mengatakan Lancet dapat dinetralkan melalui tindakan peperangan elektronik.
Lihat Juga :