5 Fakta Perang 10 Hari, Berakhirnya Yusgolavia Jadi Awal Berdirinya Slovenia

Rabu, 28 Juni 2023 - 12:21 WIB
loading...
A A A
Slovenia, republik Yugoslavia yang paling makmur, berdebat sepanjang tahun 80-an tentang perannya dalam menyediakan uang untuk daerah-daerah miskin di Yugoslavia.

Slovenia sendiri lebih mirip Wina daripada Beograd, dan timbul pertanyaan di Slovenia apakah akan dilanjutkan sebagai republik Yugoslavia.

Referendum diadakan untuk kemerdekaan dan kedaulatan Slovenia pada tanggal 23 Desember 1990, di mana 95% pemilih memilih pemisahan diri Slovenia dari Yugoslavia. Segera setelah pemungutan suara referendum, JNA mengesahkan doktrin pertahanan untuk memusatkan kekuatan militer di semua republik di Yugoslavia ke markas besar di Beograd.

Pemerintah Slovenia menolak untuk melucuti dan mempertahankan kendali TO. Pengesahan referendum dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 1991, sebagai antisipasi untuk musim panas yang panas di Slovenia.

Karena upaya Yugoslavia untuk mempertahankan republiknya yang memisahkan diri (Kroasia, republik Yugoslavia yang makmur lainnya mendeklarasikan kemerdekaan pada hari yang sama dengan Slovenia) gagal, Perang Slovenia tidak terhindarkan.

3. Memproklamasikan Kemerdekaan Slovania

5 Fakta Perang 10 Hari, Berakhirnya Yusgolavia Jadi Awal Berdirinya Slovenia

Foto/Wikipedia

Memprediksi invasi oleh pasukan JNA pada tanggal 26 Juni 1992, pemerintah Slovenia dan Kroasia secara mengejutkan mengumumkan kemerdekaan mereka sehari sebelumnya. Itu memungkinkan kedua pemerintah untuk memobilisasi pasukan pertahanan mereka sehari sebelumnya.

Bendera Slovenia dinaikkan, dan bendera serta lambang Yugoslavia diturunkan. Karena JNA adalah angkatan bersenjata yang bermarkas di stasiun di seluruh Yugoslavia, orang Slovenia harus bergerak cepat. Pasukan TO pindah ke pos terdepan JNA di perbatasan Kroasia dan Italia di Slovenia dan menangkap mereka sebelum pasukan JNA pindah ke perbatasan Slovenia dan meninggalkan barak mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Jet Tempur F-16 AS Tembak...
Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka
Rekomendasi
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Berita Terkini
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved