Pakar: Bos Wagner Seperti Orang Mati Berjalan usai Kudeta Rusia Gagal

Selasa, 27 Juni 2023 - 15:00 WIB
loading...
A A A
Tetapi Fanak Viacorka, penasihat senior untuk pemimpin oposisi Belarusia yang diasingkan, Sviatlana Tsikhanouskaya, mengatakan Prigozhin tidak akan disambut di negara mereka.

“Dia tidak melihat [Belarusia] sebagai negara merdeka, jadi saya pikir tentara Belarusia dan masyarakat Belarusia tidak akan menerimanya,” kata Viacorka kepada CNN tentang komandan Wagner Group.

Sementara itu, keberadaan Prigozhin, dan nasib pasukannya, masih belum jelas.

Media pemerintah Rusia,TASS, melaporkan Senin bahwa pusat perekrutan Wagner Group di Tyumen dan Novosibirsk telah melanjutkan wajib militer.

Tetapi kantor berita milik negara itu juga mencatat bahwa kasus pidana terhadap Prigozhin masih aktif, mengutip sumber yang dekat dengan Kantor Kejaksaan Agung Rusia.

Komentar Girkin tentang apa yang akan dia lakukan terhadap Prigozhin digaungkan oleh Andrei Gurulev, seorang pensiunan jenderal Rusia dan anggota Parlemen saat ini yang pernah berselisih dengan bos Wagner di masa lalu.

Gurulev mengatakan Prigozhin dan tangan kanannya, Dmitry Utkin, pantas mendapatkan "peluru di kepala".

“Saya sangat yakin bahwa pengkhianat di masa perang harus dieksekusi,” kata Gurulev kepada Associated Press.

Dengan perjuangan Rusia yang meninggalkan Moskow untuk sementara terguncang, pasukan Ukraina telah memanfaatkan momen tersebut dan segera melancarkan serangkaian serangan balik terkoordinasi di front timur.

Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar, yang mengatakan serangan itu terbukti berhasil selama akhir pekan, mengungkapkan bahwa pasukannya telah membebaskan desa Rivnopil di wilayah Donetsk yang diperebutkan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
25.000 Tentara Bayaran...
25.000 Tentara Bayaran Wagner Bergerak untuk Kudeta Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved