Mengerikan, Pekerja Bandara AS Tewas Tersedot Mesin Pesawat
Senin, 26 Juni 2023 - 12:28 WIB
loading...
Seorang pekerja di bandara Texas, AS, tewas setelah tersedot ke dalam mesin pesawat Delta Airlines. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Sebuah insiden mengerikan terjadi di bandara Texas, Amerika Serikat (AS), di mana seorang pekerja bandara tewas setelah tersedot ke dalam mesin pesawat penumpang.
Regulator Amerika sekarang meluncurkan penyelidikan insiden yang terjadi pada Jumat malam pekan lalu.
"Sebuah penerbangan Delta tiba di San Antonio, Texas dari Los Angeles pada Jumat malam dan meluncur ke gerbang dengan satu mesin menyala ketika seorang pekerja tersedot ke dalam mesin itu," kata Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) kepada AFP dalam sebuah pernyataan, Senin (26/6/2023).
"NTSB terus mengumpulkan informasi tentang kejadian tersebut," lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga: Cerita Negeri Pintu Asiana Airlines Dibuka saat Terbang: 'Saya Pikir Pesawatnya Meledak'
Korban dipekerjakan oleh Unifi Aviation, sebuah perusahaan yang dikontrak oleh raksasa maskapai itu untuk operasi awak darat.
Maskapai Delta mengatakan kepada KENS 5 bahwa perusahaan sangat sedih dengan peristiwa Jumat malam. "Kamis bekerja sama dengan pihak berwenang saat mereka memulai penyelidikan," kata perusahaan tersebut.
Regulator Amerika sekarang meluncurkan penyelidikan insiden yang terjadi pada Jumat malam pekan lalu.
"Sebuah penerbangan Delta tiba di San Antonio, Texas dari Los Angeles pada Jumat malam dan meluncur ke gerbang dengan satu mesin menyala ketika seorang pekerja tersedot ke dalam mesin itu," kata Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) kepada AFP dalam sebuah pernyataan, Senin (26/6/2023).
"NTSB terus mengumpulkan informasi tentang kejadian tersebut," lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga: Cerita Negeri Pintu Asiana Airlines Dibuka saat Terbang: 'Saya Pikir Pesawatnya Meledak'
Korban dipekerjakan oleh Unifi Aviation, sebuah perusahaan yang dikontrak oleh raksasa maskapai itu untuk operasi awak darat.
Maskapai Delta mengatakan kepada KENS 5 bahwa perusahaan sangat sedih dengan peristiwa Jumat malam. "Kamis bekerja sama dengan pihak berwenang saat mereka memulai penyelidikan," kata perusahaan tersebut.
Lihat Juga :