Kekerasan di Tepi Barat Berlanjut, Korban Terus Berjatuhan

Minggu, 25 Juni 2023 - 14:14 WIB
loading...
A A A
Israel telah menduduki Tepi Barat sejak Perang Enam Hari 1967 dan, tidak termasuk Yerusalem timur yang dianeksasi, wilayah itu sekarang menjadi rumah bagi sekitar 490.000 orang Israel yang tinggal di permukiman yang dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional.

Orang-orang Palestina, yang menginginkan negara merdeka mereka sendiri, ingin Israel menarik diri dari semua tanah yang didudukinya dalam Perang Enam Hari dan membongkar semua pemukiman Yahudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk memperkuat pemukiman dan telah menyatakan tidak tertarik untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai, yang hampir mati sejak 2014.

Koalisi Netanyahu berisi pemukim garis keras, termasuk Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Itamar Ben-Gvir.

Sementara itu Ahmad Tibi, seorang anggota parlemen Arab-Israel, mengunjungi desa Turmus Ayya di Tepi Barat pada hari Sabtu di mana dia memeriksa kerusakan akibat aksi pembalasan sebelumnya.

"Rakyat Palestina memiliki hak untuk membela diri di depan orang-orang yang datang untuk membakar rumahnya dan membakar istri dan cucunya," katanya.

Diplomat dari lebih dari 20 misi, termasuk Uni Eropa dan Amerika Serikat, mengunjungi Turmus Ayya pada hari Jumat di mana mereka mengutuk serangan di mana seorang warga Palestina ditembak mati.

Baca Juga: Menteri Israel Ben-Gvir Serukan Serangan Militer Besar-besaran di Tepi Barat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved