Memberontak Terhadap Putin, AS Dilaporkan Tunda Sanksi Buat Wagner

Minggu, 25 Juni 2023 - 08:08 WIB
loading...
Memberontak Terhadap...
AS dilaporkan menunda memberikan sanksi untuk kelompok tentara bayaran Rusia Wagner. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menunda pemberian sanksi ekonomi putaran baru yang menargetkan perusahaan militer swasta Rusia, Wagner. Itu dilakukan setelah pemimpinnya, Evgeny Prigozhin, memimpin konvoi bersenjata menuju Moskow yang bertentangan dengan Kremlin.

Demikian laporan media AS, Wall Street Journal, pada Sabtu waktu setempat dengan mengutip sumber.

Menurut surat kabar itu, Departemen Luar Negeri AS diperkirakan akan mengumumkan sanksi terhadap bisnis emas yang terkait dengan Wagner di Afrika pada Selasa, termasuk operasi penambangan di Republik Afrika Tengah.

Baca Juga: 5 Fakta Yevgeny Prigozhin, Mantan Perampok yang Jadi Komandan Tentara Bayaran

Namun, rencana itu dibatalkan setelah Prigozhin menuduh militer Rusia menembaki kamp pelatihan Wagner pada hari Jumat, dan memimpin konvoi pasukannya menuju Moskow keesokan harinya, bersumpah untuk menghadapi para pemimpin militer senior Rusia. Pemberontakan Wagner berhasil dijinakkan pada Sabtu malam setelah pembicaraan antara Prigozhin dan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.

"Washington tidak ingin terlihat memihak dalam hal ini," kata seorang sumber anonim kepada surat kabar tersebut seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (25/6/2023).

Dengan Putin menuduh Prigozhin melakukan pengkhianatan dan bersumpah memberikan "tindakan tegas" terhadap para pemberontak, AS tampaknya merasa bahwa sanksi Wagner akan membantu pemimpin Rusia.

Grup Wagner telah berada di bawah sanksi AS sejak 2017, dan ditetapkan sebagai entitas yang menjadi perhatian khusus oleh Departemen Luar Negeri pada awal Desember karena diduga mengancam kebebasan beragama di Afrika.

Baca Juga: Fakta Pemberontakan Bersenjata Bos PMC Wagner yang Dituduh Rusia, Benarkah Hanya Salah Paham?

Organisasi tersebut diberi label "pengguna akhir militer" yang dibatasi oleh AS akhir bulan itu, dan menetapkannya sebagi organisasi kriminal transnasional yang signifikan pada bulan Januari.

Bulan lalu, AS memberikan sanksi kepada kepala operasi Wagner di Mali.

Sepanjang kebuntuan Prigozhin dengan Putin, AS dan sekutunya menolak mengomentari situasi atau mengeluarkan pernyataan atau prediksi publik. Namun, Gedung Putih mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa Presiden AS Joe Biden telah membahas situasi di Rusia dengan para pemimpin Prancis, Jerman, dan Inggris.

Baca Juga: Putin: Pemberontakan Wagner Adalah Pengkhianatan, Akan Kami Hancurkan!
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Berita Terkini
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved