Barat Kirim Banyak Senjata Rongsokan ke Ukraina, Suku Cadang Harus Dikanibal

Selasa, 20 Juni 2023 - 07:45 WIB
loading...
Barat Kirim Banyak Senjata...
Seorang instruktur tentara Polandia mengenakan helm putih berbicara dengan tentara Polandia selama pelatihan perbaikan tank Leopard 2 di Swietoszow, Polandia. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Senjata yang disediakan ke Ukraina oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya tidak dalam kondisi siap tempur dan harus diperbaiki atau harus dikanibal untuk suku cadang.

New York Times (NYT) melaporkan masalah besar itu pada Senin (19/6/2023). Kiev juga mengeluhkan peralatan bernilai ratusan juta dolar dan dibeli berdasarkan kontrak belum dikirimkan.

Sebagai bukti, NYT mengutip dokumen yang diberikan pejabat Ukraina dengan syarat anonim, yang frustrasi dengan Barat yang mengatakan mereka memiliki cukup senjata untuk menyerang Rusia.

Serangan Ukraina, yang dimulai awal bulan ini, telah mengakibatkan banyak korban jiwa dan peralatan tanpa banyak yang bisa ditunjukkan.

Hingga 30% dari gudang senjata Ukraina sedang menjalani perbaikan pada waktu tertentu, menurut outlet tersebut.

Tak hanya itu, banyak peralatan Barat tiba “dalam kondisi buruk atau tidak dapat digunakan.”

Baca juga: Bangladesh Daftar Gabung BRICS, Tata Dunia Multipolar Makin Menguat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Berita Terkini
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved