Pertama Kalinya, Putin Ungkap Rincian Draf Perjanjian Netralitas Ukraina
Minggu, 18 Juni 2023 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
Kedua belah pihak juga bertukar proposal tentang pembatasan mortir Ukraina, senjata anti-tank, dan sistem rudal anti-udara, di antara peralatan lainnya.
Negosiasi tersebut secara efektif gagal pada musim semi 2022 tak lama setelah pejabat Ukraina menuduh pasukan Rusia membunuh warga sipil di beberapa kota kecil di sekitar Kiev. Tuduhan itu dibuat segera setelah tentara Rusia menarik diri dari daerah di luar ibukota Ukraina dalam apa yang digambarkan Kremlin pada saat itu sebagai "isyarat niat baik." Moskow sejak itu berulang kali membantah melakukan kekejaman di Ukraina.
Berbicara pada hari Sabtu, Putin mengatakan bahwa Ukraina bertanggung jawab atas sabotase negosiasi.
"Setelah kami menarik pasukan kami dari Kiev - seperti yang telah kami janjikan - otoritas Kiev...telah membuang (komitmen mereka) ke tong sampah sejarah," katanya.
“Mereka meninggalkan segalanya,” imbuhnya.
Baca Juga: Rudal-rudal Rusia Gempur Pusat Komando Militer Ukraina dari Laut dan Udara
“Di mana jaminan bahwa mereka tidak akan meninggalkan kesepakatan di masa depan?” tanya Putin.
Negosiasi tersebut secara efektif gagal pada musim semi 2022 tak lama setelah pejabat Ukraina menuduh pasukan Rusia membunuh warga sipil di beberapa kota kecil di sekitar Kiev. Tuduhan itu dibuat segera setelah tentara Rusia menarik diri dari daerah di luar ibukota Ukraina dalam apa yang digambarkan Kremlin pada saat itu sebagai "isyarat niat baik." Moskow sejak itu berulang kali membantah melakukan kekejaman di Ukraina.
Berbicara pada hari Sabtu, Putin mengatakan bahwa Ukraina bertanggung jawab atas sabotase negosiasi.
"Setelah kami menarik pasukan kami dari Kiev - seperti yang telah kami janjikan - otoritas Kiev...telah membuang (komitmen mereka) ke tong sampah sejarah," katanya.
“Mereka meninggalkan segalanya,” imbuhnya.
Baca Juga: Rudal-rudal Rusia Gempur Pusat Komando Militer Ukraina dari Laut dan Udara
“Di mana jaminan bahwa mereka tidak akan meninggalkan kesepakatan di masa depan?” tanya Putin.
Lihat Juga :