Zelensky: Rusia Akan Kalah Perang Jika Serangan Balasan Ukraina Berhasil
Jum'at, 16 Juni 2023 - 00:44 WIB
loading...
A
A
A
Isu bantuan militer Ukraina sendiri juga berpeluang menjadi isu kampanye yang memecah belah dalam pemilihan presiden AS tahun depan.
Zelensky mengakui bahwa politisi Amerika mempertimbangkan pengurangan bantuan militer ke Ukraina adalah risiko besar bagi Ukraina, tetapi dia yakin itu tidak akan terjadi.
Dia juga menanggapi mantan Presiden Donald Trump dan Gubernur Florida Ron DeSantis, calon presiden dari Partai Republik yang mempertanyakan kelanjutan dukungan militer Amerika untuk Kiev. Zelensky mengundang mereka untuk datang ke Ukraina, memperingatkan bahwa kekalahan negaranya hanya akan berarti konflik yang lebih luas dengan Moskow nantinya.
Trump mengatakan dia akan segera mengakhiri perang tetapi belum menjelaskan caranya, sambil mengeluh tentang biaya bantuan. DeSantis, saingan utamanya, membalas komentar di mana dia meremehkan perang sebagai sengketa teritorial yang AS tidak perlu terjerat lebih jauh.
Presiden Ukraina mengatakan bahwa jika Rusia menguasai Ukraina, ia dapat beralih ke negara tetangga yang merupakan sekutu NATO, mempertaruhkan perang dunia yang lebih luas karena klausul pertahanan bersama aliansi tersebut.
“Apakah mereka siap memulai perang untuk menyekolahkan anak-anak mereka? Apakah mereka siap untuk mati?” katanya ketika ditanya tentang Trump dan DeSantis.
“Jika Rusia menduduki Ukraina, mereka akan pindah ke negara-negara Baltik, ke Polandia, ke negara NATO mana pun, dan dalam kasus khusus itu AS harus memilih antara membongkar NATO atau berperang,” imbuhnya.
Dia juga mempertanyakan klaim Trump bahwa dia bisa mengakhiri perang dalam 24 jam.
“Mengapa dia tidak melakukan itu sebelumnya? Dia adalah presiden ketika perang sedang berlangsung di sini,” kata Zelensky, tampaknya mengacu pada aneksasi Crimea dan pertempuran di Ukraina timur melawan pasukan pro-Rusia sejak 2014.
“Saya pikir dia tidak bisa melakukan itu. Saya pikir tidak ada orang hari ini di dunia yang bisa berbicara dengan Putin dan mengakhiri perang,” pungkasnya.
Baca Juga: Hongaria Yakin Kemenangan Pemilu Trump Bisa Bawa Perdamaian Ukraina
Zelensky mengakui bahwa politisi Amerika mempertimbangkan pengurangan bantuan militer ke Ukraina adalah risiko besar bagi Ukraina, tetapi dia yakin itu tidak akan terjadi.
Dia juga menanggapi mantan Presiden Donald Trump dan Gubernur Florida Ron DeSantis, calon presiden dari Partai Republik yang mempertanyakan kelanjutan dukungan militer Amerika untuk Kiev. Zelensky mengundang mereka untuk datang ke Ukraina, memperingatkan bahwa kekalahan negaranya hanya akan berarti konflik yang lebih luas dengan Moskow nantinya.
Trump mengatakan dia akan segera mengakhiri perang tetapi belum menjelaskan caranya, sambil mengeluh tentang biaya bantuan. DeSantis, saingan utamanya, membalas komentar di mana dia meremehkan perang sebagai sengketa teritorial yang AS tidak perlu terjerat lebih jauh.
Presiden Ukraina mengatakan bahwa jika Rusia menguasai Ukraina, ia dapat beralih ke negara tetangga yang merupakan sekutu NATO, mempertaruhkan perang dunia yang lebih luas karena klausul pertahanan bersama aliansi tersebut.
“Apakah mereka siap memulai perang untuk menyekolahkan anak-anak mereka? Apakah mereka siap untuk mati?” katanya ketika ditanya tentang Trump dan DeSantis.
“Jika Rusia menduduki Ukraina, mereka akan pindah ke negara-negara Baltik, ke Polandia, ke negara NATO mana pun, dan dalam kasus khusus itu AS harus memilih antara membongkar NATO atau berperang,” imbuhnya.
Dia juga mempertanyakan klaim Trump bahwa dia bisa mengakhiri perang dalam 24 jam.
“Mengapa dia tidak melakukan itu sebelumnya? Dia adalah presiden ketika perang sedang berlangsung di sini,” kata Zelensky, tampaknya mengacu pada aneksasi Crimea dan pertempuran di Ukraina timur melawan pasukan pro-Rusia sejak 2014.
“Saya pikir dia tidak bisa melakukan itu. Saya pikir tidak ada orang hari ini di dunia yang bisa berbicara dengan Putin dan mengakhiri perang,” pungkasnya.
Baca Juga: Hongaria Yakin Kemenangan Pemilu Trump Bisa Bawa Perdamaian Ukraina
(ian)
Lihat Juga :