Dikira Milik Ukraina, Rusia Tembak Jatuh Drone Sendiri di Crimea

Kamis, 08 Juni 2023 - 10:34 WIB
loading...
Dikira Milik Ukraina,...
Rusia menembak jatuh drone sendiri di Crimea setelah salah mengira itu milik Ukraina. Foto/EurAsian Times
A A A
MOSKOW - Pasukan Rusia menembak jatuh drone Mohajer-6 buatan Iran yang dikerahkannya ke Crimea setelah salah mengira itu sebagai salah satu dari banyak pesawat tak berawak Ukraina.

Media pemerintah Rusia awalnya melaporkan pada 6 Juni bahwa drone yang ditembak jatuh di Crimea adalah UAV tempur Ukraina.

Namun, setelah foto-foto drone tersebut menjadi viral, terkonfirmasi bahwa itu adalah drone Mohajer-6 buatan Iran yang dioperasikan militer Moskow.

Baca Juga: Ukraina Dicueki PBB, Zelensky: Saya Terkejut!

Media Ukraina dan akun media sosial pro-Ukraina dengan cepat mencemooh insiden tak terduga tersebut, melabelinya sebagai kesalahan oleh "pasukan demoralisasi" Rusia.

Drone itu jatuh di bagian timur Crimea, dan insiden itu dikaitkan dengan sistem Electronic Warfare (EW) Moskow yang tangguh.

“Di bagian timur Crimea, UAV musuh macet dan mendarat dengan sistem EW. Tidak ada korban jiwa dan tidak ada kehancuran. Saya meminta Anda untuk tetap tenang dan percaya hanya pada sumber informasi yang terverifikasi,” kata Sergey Aksenov, kepala administrasi Crimea yang ditunjuk Rusia, sebelum terkonfirmasi bahwa itu UAV Mohajer-6, seperti dikutip Newsweek, Kamis (8/6/2023).

Anton Gerashchenko, seorang penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, menulis di Twitter pada hari Rabu: "Tampaknya pasukan Rusia menjatuhkan drone Mohajer-6 Iran [milik] mereka sendiri. Kerja bagus!"

Rob Lee, seorang senior fellow di lembaga think tank Foreign Policy Research Institute, mengatakan di media sosial bahwa apa yang tampak seperti Mohajer-6 yang dioperasikan oleh Rusia bisa saja dijatuhkan oleh pertahanan udara Rusia.

Akun pemantau senjata yang berfokus pada Ukraina, Ukraine Weapons Tracker, menulis di Twitter: "Itu adalah insiden friendly-fire."

Drone telah memainkan peran kunci dalam operasi masa perang Rusia dan Ukraina.

Gerashchenko, berbicara pada bulan Februari, mengatakan kepada Newsweek bahwa drone adalah senjata super dalam perang di negaranya. "Perang ini adalah perang drone," katanya.

Rusia telah menggunakan drone buatan Iran untuk menargetkan infrastruktur penting Ukraina. Shahed-131 dan Shahed-136 UAV, juga dikenal sebagai drone kamikaze, telah menjadi pemandangan umum di seluruh Ukraina.

Sebuah laporan yang diterbitkan oleh lembaga think tank Amerika Serikat, Center for Naval Analyses (CNA), menyimpulkan akhir bulan lalu bahwa produksi drone domestik Rusia tidak dapat memenuhi permintaan UAV dalam perang di Ukraina.

Samuel Bendett, salah satu penulis laporan CNA, sebelumnya mengatakan kepada Newsweek bahwa ada beberapa masalah utama dalam kompleks industri militer Moskow, termasuk bagaimana Rusia bergantung pada teknologi impor yang masih belum bisa digantikan oleh teknologi dalam negeri.

Pada hari Senin, militer Ukraina mengatakan telah mencegat enam dari total delapan serangan drone Shahed oleh pasukan Rusia dalam semalam.

Sehari sebelumnya, Moskow meluncurkan lima drone Shahed ke sasaran Ukraina dari wilayah perbatasan Bryansk.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved