10 Negara Terbaik dengan Keseimbangan Kehidupan-Kerja, Nomor 2 dan 9 dari Timur Tengah

Senin, 05 Juni 2023 - 11:58 WIB
loading...
10 Negara Terbaik dengan...
Keseimbangan kehidupan-kerja menjadi idaman bagi semua pegawai. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Keseimbangan kehidupan-kerja atau work-life balance menjadi impian bagi banyak pegawai di seluruh dunia. Umumnya, negara yang memperhatikan hal tersebut berada di Eropa. Tapi, ada juga negara di Timur Tengah yang menjadi perhatian dunia karena menerapkan work-life balance yang baik.

Menariknya, para ekspatriat kerap menjadikan keseimbangan kerja dan kehidupan jadi barometer memilih negara yang menjadi tujuan untuk bekerja.

Di sebagian besar negara dengan keseimbangan kehidupan kerja yang baik, ekspatriat juga mengungkapkan kepuasan di atas rata-rata dengan kehidupan mereka di luar negeri — misalnya di Selandia Baru (89%), Kosta Rika (88%), dan Republik Ceko (87%). Menariknya, kepuasan yang tinggi terhadap keseimbangan kehidupan kerja tidak berarti bahwa ekspatriat tidak banyak bekerja, itu terungkap berdasarkan surveiExpat Insider.

Berikut adalah 10 negara terbaik dalam keseimbangan kehidupan kerja.

1. Denmark

10 Negara Terbaik dengan Keseimbangan Kehidupan-Kerja, Nomor 2 dan 9 dari Timur Tengah

Foto/Reuters

Dengan hanya 39,7 jam per minggu (vs. 44,3 jam secara global), ekspatriat yang bekerja penuh waktu di Denmark memiliki minggu kerja terpendek .

Mungkin manfaat itulah yang menarik ekspatriat berpendidikan tinggi: hampir separuh responden di Denmark (47%) memiliki gelar master atau serupa. Selain itu, dua belas persen memegang gelar PhD (vs. 6% secara global), yang — bersama dengan Swedia — pangsa tertinggi dari 10 besar unggulan.

“Saya suka keseimbangan kehidupan kerja, yang tidak saya dapatkan di tempat lain”, seorang ekspatriat dari Indonesia menyatakan, sementara seorang dari Portugal menunjukkan“keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi”sebagai aspek positif kehidupan di Denmark.

Faktanya, lebih dari tiga perempat ekspatriat yang bekerja di Denmark menilai keseimbangan kehidupan kerja mereka secara positif (76%), dibandingkan dengan tiga dari lima secara global (60%). Meskipun demikian, kepuasan kerja mereka secara keseluruhan (62%) berada tepat di bawah rata-rata global (64%).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
IRAN GEMPUR KUWAIT &...
IRAN GEMPUR KUWAIT & BAHRAIN! Rilis Video Peluncuran Rudal Balistik!
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Berita Terkini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved