Pasukan Paramiliter Sudan Ambil Alih Museum Khartoum

Minggu, 04 Juni 2023 - 08:12 WIB
loading...
Pasukan Paramiliter...
Pasukan paramiliter Sudan, Pasukan Pendukung Cepat (RSF), mengambil alih museum Khartoum. Foto/Al Arabiya
A A A
KHARTOUM - Pasukan paramiliter Sudan telah mengambil alih museum nasional di Khartoum. Hal itu diungkapkan wakil direktur museum, mendesak mereka untuk melindungi artefak berharga dari warisan bangsa yang mencakup mumi kuno.

Wakil Direktur Museum Ikhlas Abdellatif mengatakan anggota kelompok Pasukan Pendukung Cepat (RSF), yang telah memerangi tentara sejak pertengahan April untuk menguasai Sudan, memasuki museum pada hari Jumat.

"Staf museum tidak mengetahui situasi di dalam museum karena mereka menghentikan pekerjaan di sana setelah konflik yang tiba-tiba meletus pada 15 April, memaksa polisi yang menjaga fasilitas tersebut untuk berhenti," kata Abdellatif seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (4/6/2023).

RSF merilis video yang difilmkan di dalam halaman museum yang menunjukkan seorang tentara menyangkal bahwa mereka telah melakukan kerusakan pada museum atau akan melakukannya, dan mengundang individu atau organisasi mana pun untuk mengunjungi museum untuk memeriksanya.

Video tersebut juga menunjukkan pejuang RSF menutupi mumi yang terbuka dengan seprai dan menutup kotak putih polos tempat mumi disimpan. Tidak jelas kapan atau mengapa mumi itu ditemukan.

Museum ini berada di sebuah bangunan besar di tepi Sungai Nil di pusat Khartoum, dekat bank sentral di daerah tempat beberapa pertempuran paling sengit terjadi.

Baca Juga: Pertempuran Berlanjut di Khartoum, Tentara Sudan Bentrok Hebat dengan RSF
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
Laporan Investigasi:...
Laporan Investigasi: Tentara Bayaran Kolombia Gabung RSF dalam Perang Sudan, Digaji UEA
Sudan dan Palestina...
Sudan dan Palestina Jadi Negara Paling Rawan Konflik pada 2026, Apa Pemicunya?
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang, Salah Satunya Disebut Konflik Abadi
Butuh Persenjataan,...
Butuh Persenjataan, Sudan Tawarkan Pangkalan Militer di Laut Merah kepada Rusia
Terima Dubes Yassir...
Terima Dubes Yassir Mohamed, Baznas Perkuat Sinergi Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Ganas! Iran Gempur Markas...
Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli
Rekomendasi
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Peserta Penmaba Jalur...
Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Jalan Medan Merdeka Timur Macet
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved