Citra Satelit Tunjukkan Ekspansi China di Perbatasan yang Disengketakan dengan India
Sabtu, 03 Juni 2023 - 08:24 WIB
loading...
A
A
A
Lapangan udara Ngari Gunsa di Daerah Otonomi Tibet terletak 200 km dari Danau Pangong, yang menyaksikan banyak bentrokan antara kedua militer.
Lapangan udara tersebut mulai beroperasi pada tahun 2010 dan mengalami perluasan setelah kebuntuan tahun 2017 di wilayah Doklam yang disengketakan.
Gambar satelit dari Juni 2020 hanya menunjukkan satu apron pesawat dengan jet tempur, namun gambar dari Mei tahun ini menunjukkan perkembangan, termasuk pembangunan taxiway baru dan perbaikan yang dilakukan pada landasan pacu. Setidaknya 16 tempat perlindungan pesawat yang diperkeras dan bangunan pendukung operasi militer dan pesawat baru juga terlihat pada tahun 2023.
Bandara di ibu kota administratif Daerah Otonomi Tibet ini telah lama digunakan untuk keperluan sipil dan militer. Bandara Lhasa terletak kurang dari 250 km dari Tawang – bagian paling barat negara bagian Arunachal Pradesh di India dan di pusat klaim China di sektor timur.
Gambar satelit baru juga menunjukkan landasan baru dan apron baru sedang dibangun dengan setidaknya 30 tempat perlindungan pesawat baru dan bangunan pendukung baru.
Menurut laporan tersebut, selama beberapa tahun terakhir, telah terjadi pembangunan fasilitas bawah tanah yang terletak di selatan lapangan terbang Lhasa.
Damien Symon, seorang peneliti di The Intel Lab kepada Hindustan Times, mengatakan perkembangan di lapangan terbang menunjukkan tujuan strategis China untuk meningkatkan kemampuan militernya untuk mengimbangi keunggulan India di wilayah tersebut.
Baca Juga: Perbandingan Kekuatan Militer China vs India, Dua Negara dengan Populasi Terbanyak di Dunia
Lapangan udara tersebut mulai beroperasi pada tahun 2010 dan mengalami perluasan setelah kebuntuan tahun 2017 di wilayah Doklam yang disengketakan.
Gambar satelit dari Juni 2020 hanya menunjukkan satu apron pesawat dengan jet tempur, namun gambar dari Mei tahun ini menunjukkan perkembangan, termasuk pembangunan taxiway baru dan perbaikan yang dilakukan pada landasan pacu. Setidaknya 16 tempat perlindungan pesawat yang diperkeras dan bangunan pendukung operasi militer dan pesawat baru juga terlihat pada tahun 2023.
Bandara di ibu kota administratif Daerah Otonomi Tibet ini telah lama digunakan untuk keperluan sipil dan militer. Bandara Lhasa terletak kurang dari 250 km dari Tawang – bagian paling barat negara bagian Arunachal Pradesh di India dan di pusat klaim China di sektor timur.
Gambar satelit baru juga menunjukkan landasan baru dan apron baru sedang dibangun dengan setidaknya 30 tempat perlindungan pesawat baru dan bangunan pendukung baru.
Menurut laporan tersebut, selama beberapa tahun terakhir, telah terjadi pembangunan fasilitas bawah tanah yang terletak di selatan lapangan terbang Lhasa.
Damien Symon, seorang peneliti di The Intel Lab kepada Hindustan Times, mengatakan perkembangan di lapangan terbang menunjukkan tujuan strategis China untuk meningkatkan kemampuan militernya untuk mengimbangi keunggulan India di wilayah tersebut.
Baca Juga: Perbandingan Kekuatan Militer China vs India, Dua Negara dengan Populasi Terbanyak di Dunia
Lihat Juga :