Sejarah Keberadaan Taliban dan Tujuannya di Afghanistan

Kamis, 01 Juni 2023 - 14:35 WIB
loading...
A A A
Tujuan Taliban sejak kemunculannya adalah memulihkan perdamaian di Afghanistan, serta menegakkan syariah Islam dengan caranya sendiri. Dengan dasar ini, mereka melakukan perlawanan untuk merebut kekuasaan pemerintahan secara perlahan.

Sejak mulai berkuasa, Taliban mendeklarasikan ‘Islamic Emirate’ di Afghanistan. Menggambarkan negaranya sebagai ‘Islam Murni’, mereka menerapkan hukum syariah serta mengekang hak-hak perempuan.

Pada rezim tersebut, mereka menerapkan doktrin bahwa perempuan hanya boleh memainkan peran terbatas dalam masyarakat. Apabila melanggar, maka akan diberikan sanksi berat.

Sempat berkuasa beberapa tahun, kekuasaan Taliban tumbang setelah Amerika Serikat melancarkan invasi ke Afghanistan pada 2001. Invasi ini dilakukan pasca kejadian serangan 9/11 karena menganggap Taliban menyembunyikan Osama Bin Laden.

Semenjak digulingkan, Taliban tak berhenti melakukan perlawanan. Dengan pergantian pemimpin dari waktu ke waktu, mereka kembali menguasai Afghanistan sejak 2021 lalu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perang Berlanjut, Pakistan...
Perang Berlanjut, Pakistan Klaim Bunuh 274 Pejuang Taliban, 400 Luka-luka
Pakistan Serang 22 Lokasi...
Pakistan Serang 22 Lokasi di Seluruh Afghanistan, 12 Tentara Islamabad Tewas
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Bela Iran, Kelompok...
Bela Iran, Kelompok Houthi Akan Tembak Kapal Israel yang Lintasi Laut Merah
Rekomendasi
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved