Gelombang Serangan Rusia Hantam Fasilitas Militer Ukraina

Selasa, 30 Mei 2023 - 05:00 WIB
loading...
Gelombang Serangan Rusia...
Gelombang Serangan Rusia Hantam Fasilitas Militer Ukraina. FOTO/TASS
A A A
MOSKOW - Rusia mengklaim militernya telah menyerang pangkalan udara Ukraina , Senin (29/5/2023). Dalam pengakuan langka atas kerusakan pada "target" militer, Ukraina mengatakan bahwa pekerjaan sedang dilakukan untuk memulihkan landasan pacu.

Ukraina juga menyatakan, lima pesawat telah dihentikan layanannya di wilayah barat Khmelnitskiy, meskipun tidak menyebutkan nama situs atau situs tersebut. Sebuah lapangan terbang militer yang besar terletak di wilayah tersebut sebelum perang.

Baca juga: Zelensky: Ukraina Dihajar Salah Satu Serangan Drone Rusia Terbesar

"Saat ini, pekerjaan terus dilakukan untuk memadamkan kebakaran di fasilitas penyimpanan bahan bakar dan pelumas serta amunisi," sebut pernyataan kantor gubernur wilayah Khmelnitskiy, seperti dikutip dari Reuters.

Kantor berita milik negara Rusia, RIA, mengutip Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, lebih dari satu pangkalan udara diserang. Tetapi, tidak ada konfirmasi dari Ukraina tentang kerusakan pangkalan udara lainnya.

Bulan ini, ibu kota Ukraina diserang untuk ke-16 kalinya. Tetapi, para pejabat mengatakan, sebagian besar drone dan rudal yang ditembakkan semalam telah ditembak jatuh dan tidak ada sasaran yang terkena di pagi hari.

Serangan tersebut, yang membuat warga Kiev berlarian mencari perlindungan di stasiun metro, merupakan bagian dari gelombang baru serangan udara Rusia bulan ini. Serangan gencar dilancarkan Rusia saat Ukraina, yang dipersenjatai dengan senjata baru dari sekutu Barat, tengah bersiap untuk mencoba merebut kembali wilayah yang diduduki oleh pasukan Rusia.

Baca juga: Diserang Rudal dan Drone Rusia, Ibu Kota Ukraina Diguncang Ledakan Besar

"Dengan serangan terus-menerus ini, musuh berusaha membuat penduduk sipil berada dalam ketegangan psikologis yang dalam," kata Serhiy Popko, Kepala Administrasi Militer kota itu.

Militer Ukraina mengatakan, serangan di pelabuhan Odesa telah menyebabkan kebakaran dan merusak infrastruktur. Tetapi, Kiev tidak merinci apakah kerusakan tersebut mengancam ekspor biji-bijian.

"Kebakaran terjadi di infrastruktur pelabuhan Odesa akibat serangan itu. Api dengan cepat dipadamkan. Informasi tentang tingkat kerusakan sedang diperbarui," kata komando militer selatan di Facebook.

Rusia mengatakan pada hari Senin bahwa kesepakatan biji-bijian Laut Hitam tidak akan lagi beroperasi kecuali perjanjian PBB dengan Moskow untuk mengatasi hambatan ekspor biji-bijian dan pupuk Rusia dipenuhi.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved