Jelang Berakhirnya Gencatan Senjata, Bentrokan Hebat Landa Khartoum
Selasa, 30 Mei 2023 - 00:30 WIB
loading...
A
A
A
Arab Saudi dan Amerika Serikat mengatakan pada akhir pekan lalu, bahwa tentara dan RSF telah berulang kali melanggar gencatan senjata dan telah menghalangi pengiriman akses kemanusiaan dan pemulihan layanan penting.
Baca juga: Serangan Udara Hantam Pinggiran Khartoum, Perang Sudan Kian Sengit
Sementara itu, Polisi Sudan meminta pensiunan polisi dan "mereka yang mampu memanggul senjata untuk melapor ke polisi setempat untuk bergabung dengan pasukan". Seruan itu datang sehari setelah Kementerian Pertahanan meminta pensiunan tentara untuk mendaftar ulang di tengah pertempuran dengan kelompok paramiliter.
Sudan tidak memiliki pemerintahan yang berfungsi sejak Oktober 2021, ketika militer membubarkan pemerintahan transisi Perdana Menteri Abdalla Hamdok dan menyatakan keadaan darurat dalam sebuah langkah yang dikecam oleh kekuatan politik sebagai "kudeta".
Masa transisi Sudan, yang dimulai pada Agustus 2019 setelah penggulingan Presiden Omar al-Bashir, dijadwalkan berakhir dengan pemilu pada awal 2024.
Baca juga: Serangan Udara Hantam Pinggiran Khartoum, Perang Sudan Kian Sengit
Sementara itu, Polisi Sudan meminta pensiunan polisi dan "mereka yang mampu memanggul senjata untuk melapor ke polisi setempat untuk bergabung dengan pasukan". Seruan itu datang sehari setelah Kementerian Pertahanan meminta pensiunan tentara untuk mendaftar ulang di tengah pertempuran dengan kelompok paramiliter.
Sudan tidak memiliki pemerintahan yang berfungsi sejak Oktober 2021, ketika militer membubarkan pemerintahan transisi Perdana Menteri Abdalla Hamdok dan menyatakan keadaan darurat dalam sebuah langkah yang dikecam oleh kekuatan politik sebagai "kudeta".
Masa transisi Sudan, yang dimulai pada Agustus 2019 setelah penggulingan Presiden Omar al-Bashir, dijadwalkan berakhir dengan pemilu pada awal 2024.
(esn)
Lihat Juga :