3 pemimpin yang Mengundurkan Diri karena Burnout, Nomor Buncit Sangat Bersinar

Senin, 29 Mei 2023 - 14:58 WIB
loading...
A A A
3 pemimpin yang Mengundurkan Diri karena Burnout, Nomor Buncit Sangat Bersinar

Foto/Reuters

Jacinda Ardern berhenti sebagai PM Selandia Baru karena burnout pada Januari 2023. Ardern, 42, mengatakan dia akan meluangkan waktu untuk mempertimbangkan masa depannya selama liburan musim panas. Dia berharap menemukan hati dan energi untuk melanjutkan kehidupan.

Ms Ardern menjadi kepala pemerintahan wanita termuda di dunia ketika dia terpilih sebagai perdana menteri pada 2017, dalam usia 37 tahun. Dan setahun kemudian dia menjadi pemimpin dunia terpilih kedua yang pernah melahirkan saat menjabat, setelah Benazir Bhutto dari Pakistan pada tahun 1990.

Saat mengundurkan diri, Ardern adalah bintang politik secara global, meskipun jajak pendapat menunjukkan bahwa dia semakin tidak populer di dalam negerinya. Dia kerap mendapatkan pujian dari sesama pemimpin dunia lainnya.

Kenapa para pemimpin pemerintahan mengundurkan diri karena burnout? Beberapa penelitian menunjukkan bahwa semua karyawan menghadapi peningkatan kerentanan terhadap stres dan kelelahan, terutama pasca-pandemi. Tetapi risikonya sangat tinggi bagi wanita. Menurut penelitian tentang kesehatan mental, wanita 23% lebih mungkin berjuang dengan keseimbangan kehidupan kerja yang buruk dibandingkan pria. 45% pekerja perempuan lebih mungkin menderita stres kerja.

"Ini bukan seruan menentang pekerjaan dan kepemimpinan perempuan. Sebaliknya, ini adalah alarm tentang perlunya mengatasi struktur sosial dan norma gender yang diidentifikasi sebagai faktor peningkatan risiko kelelahan bagi perempuan," kata pakar gender asal Arab Saudi, Maha Akeel, dilansir Arab News.

Akeel mengatakan, perempuan masih menanggung sebagian besar pekerjaan rumah tangga, mengasuh anak dan kewajiban keluarga di samping pekerjaan mereka, dan tekanan bagi rumah tangga yang dikepalai perempuan bahkan lebih besar. "Tugas dan tugas ini tidak dibayar, serta kurang dihargai dan bahkan jarang diakui," tuturnya.

Hal senada diungkapkan Sarah Kieran dari University of Limerick. Dia mengatakan, terlepas dari posisi kuat Sturgeon dan Ardern di pemerintahan, mereka tidak dapat mencapai keseimbangan hidup-kerja. "Kita perlu merenungkan hal ini dan bertanya mengapa mereka merasa perlu mendahului pengawasan media dan publik dengan menyatakan bahwa itu bukan ketidakmampuan mereka untuk melakukan pekerjaan, mengatasi kecepatan kerja atau memenuhi agenda," tuturnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Penumpang Indonesia...
Penumpang Indonesia ke Australia Kini Bisa Nikmati Kelas Economy Plus di Qantas
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Terungkap! Motif Pria...
Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri
Rekomendasi
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Spanyol Singkirkan Portugal
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Presiden Prabowo ke...
Presiden Prabowo ke PM Wong: Hubungan Indonesia-Singapura Harus Langgeng
Berita Terkini
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved