RI Kembali Didapuk Jadi Presiden DK PBB
Kamis, 23 Juli 2020 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, ucap Retno, adalah Meeting on Pandemics and the Challenges of Sustaining Peace. Retno menuturkan, pertemuan ini dimaksudkan untuk menyatukan langkah DK PBB dalam menjaga perdamaian di tengah pandemi, di mana menurutnya hingga saat ini belum ada pembahasan terkait hal ini di DK PBB.
"Ketiga adalah Aria Formula on Cyber on Protection of Civilian. Indonesia memberikan perhatian khusus terhadap isu ini karena semakin maraknya serangan siber kepada infrastruktur sipil, seperti rumah sakit dan bandara, termasuk di masa pandemi," ucapnya.
( Baca juga: Puluhan Pengendara Motor dan Pejalan Kaki Terjaring Razia Masker di Jakarta Pusat )
Dia menambahkan, selain tiga pertemuan itu, Indonesia juga akan memimpin setidaknya 14 pertemuan yang membahas upaya perdamaian di berbagai belahan dunia seperti Palestina, Suriah, Yaman, Lebanon, Somalia, Korea Utara (Korut), Guinea Bissau dan laporan strategis mengenai ISIS.
"Termasuk juga pertemuan yang membahas perpanjangan mandat misi perdamaian PBB di Lebanon dan Somalia," tukasnya.
"Ketiga adalah Aria Formula on Cyber on Protection of Civilian. Indonesia memberikan perhatian khusus terhadap isu ini karena semakin maraknya serangan siber kepada infrastruktur sipil, seperti rumah sakit dan bandara, termasuk di masa pandemi," ucapnya.
( Baca juga: Puluhan Pengendara Motor dan Pejalan Kaki Terjaring Razia Masker di Jakarta Pusat )
Dia menambahkan, selain tiga pertemuan itu, Indonesia juga akan memimpin setidaknya 14 pertemuan yang membahas upaya perdamaian di berbagai belahan dunia seperti Palestina, Suriah, Yaman, Lebanon, Somalia, Korea Utara (Korut), Guinea Bissau dan laporan strategis mengenai ISIS.
"Termasuk juga pertemuan yang membahas perpanjangan mandat misi perdamaian PBB di Lebanon dan Somalia," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :