Rusia Respons Keras Ancaman Ukraina untuk Bunuh Putin

Jum'at, 26 Mei 2023 - 06:01 WIB
loading...
Rusia Respons Keras...
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/tass
A A A
MOSKOW - Sekretaris Pers Kremlin Dmitry Peskov menegaskan kepemimpinan Ukraina sekali lagi menunjukkan sifat "teroris" dengan mengancam akan membunuh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dmitry Peskov memberikan jaminan bahwa pemimpin Rusia dilindungi dengan baik.

“Rezim teroris berbicara tentang aspirasi terorisnya,” tegas Peskov kepada penyiar Rossiya 24 pada Kamis (25/5/2023).

Juru bicara itu mengomentari pengakuan Vadim Skibitsky, wakil kepala Direktorat Utama Intelijen Ukraina (GUR), yang mengatakan kepada outlet Jerman Die Welt pada Rabu bahwa Putin ada dalam daftar pembunuhan agensinya.

Peskov mengatakan pernyataan seperti itu menunjukkan operasi militer, yang diluncurkan Rusia di Ukraina pada Februari 2022, “Lebih dari dibenarkan, lebih dari yang diperlukan dan harus diselesaikan.”

Baca juga: Rusia Pertahankan Kontrol atas Senjata Nuklir yang Ditempatkan di Belarusia

Ketika ditanya apakah detail keamanan presiden Rusia telah ditingkatkan setelah ancaman dari Kiev, Peskov menjawab, "Percayalah, layanan keamanan kami tahu pekerjaan mereka dan tahu apa yang mereka lakukan."

Dalam wawancaranya, Skibitsky mengklaim Putin "memperhatikan bahwa kita semakin dekat dengannya", menunjukkan operasi Ukraina sejauh ini tidak bisa mendapatkannya karena pemimpin Rusia "tetap bersembunyi".

Pejabat intelijen itu juga mengatakan GUR "berusaha membunuh" kepala perusahaan militer swasta Wagner, Evgeny Prighozhin, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu, dan Kepala Staf Umum Valery Gerasimov.

Pada awal Mei, dua drone kecil dilumpuhkan oleh pertahanan udara, saat mencoba menyerang kediaman Putin di Kremlin, Moskow. Pemimpin Rusia tidak ada di sana pada saat serangan yang gagal itu, dan tidak ada yang terluka.

Meskipun pihak berwenang Ukraina menyangkal keterlibatan apa pun, Moskow menyebut insiden itu sebagai "tindakan teroris yang direncanakan sebelumnya" dan percobaan pembunuhan Putin dilakukan oleh Kiev.

Kremlin bersumpah Rusia akan membalas serangan itu "di mana saja dan kapan saja dianggap perlu", sementara anggota parlemen senior Vyacheslav Volodin menyerukan penggunaan "senjata yang mampu menghentikan dan menghancurkan rezim teroris Kiev."

Rusia menuduh pemerintah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terlibat dalam "taktik teroris" sejak musim gugur lalu, ketika mengatakan Ukraina menargetkan infrastruktur Rusia, termasuk fasilitas nuklir dan Jembatan Crimea yang strategis.

Tuduhan itu diikuti oleh peluncuran kampanye rudal skala besar oleh Rusia ke seluruh Ukraina, yang menyebabkan kerusakan serius pada sistem energi negara itu dan menguras kemampuan pertahanan udara Ukraina.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved