19 Negara Ingin Gabung BRICS, Fenomena Melawan Hegemoni Amerika Cs

Kamis, 25 Mei 2023 - 10:38 WIB
loading...
A A A
Selama kunjungannya ke Beijing bulan lalu, Presiden Brasil Lula da Silva berkata: "Setiap malam, saya bertanya pada diri sendiri 'mengapa semua negara harus mendasarkan perdagangan mereka pada dollar?'."

Dia percaya pada kebutuhan untuk menciptakan mekanisme baru dan dia meminta negara-negara berkembang untuk bekerja menggantikan dollar AS dengan mata uang mereka sendiri dalam perdagangan.

"Saya mendukung, dalam kasus Brasil dengan Amerika Selatan, bahwa kita menciptakan mata uang untuk diperdagangkan. Saya mendukung orang-orang yang menciptakan mata uang perdagangan antara negara kita di BRICS, seperti orang Eropa menciptakan euro," paparnya.

Lula menegaskan ingin BRICS Development Bank menjadi bank investasi besar.

"Bank BRICS bisa menjadi bank besar di Global South," katanya.

"Brasil kembali dan bersedia membuat perbedaan. Untuk membantu dunia memiliki tampilan yang berbeda. Dan kami memiliki tugas yang tidak kami lakukan sepuluh tahun yang lalu," imbuh dia.

BRICS menghadapi perubahan dalam arti penting dan jangkauan globalnya sebagai akibat dari keinginan negara-negara untuk berubah dari basis global unilateral—yang dipimpin oleh Amerika Serikat—menjadi basis multipolar.

Jika 19 negara diizinkan bergabung, mereka dapat mengubah keseimbangan kekuatan global, tetapi apakah mereka juga akan mengarah pada penghancuran kemampuan BRICS untuk melakukan perubahan?
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Berita Terkini
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Infografis
3 Negara yang Senang...
3 Negara yang Senang jika Amerika Serikat Tinggalkan NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved