4 Alasan Kenapa Ukraina Tidak Bisa Menang Melawan Rusia

Rabu, 24 Mei 2023 - 17:45 WIB
loading...
A A A
Pada awal invasi ke Ukraina, anggota NATO sangat khawatir jika perang akan menyebar ke wilayah lainnya. Karena itu, NATO mengirimkan bantuan militer agar perlawanan Ukraina lebih efektif dan efisien. Dikarenakan Barat tidak memiliki pertahanan diri yang kuat, mereka menumbalkan Ukraina untuk melawan Rusia.

Dalam analisis Ian Bremmer, pakar politik dan pemimpin Grup Eurasia, lembaga konsultan geopolitik, Ukraina dapat kalah dalam perang ini. Bremmer mengatakan bahwa dukungan NATO untuk Ukraina memang luar biasa dan jauh melampaui apa yang diperkirakan orang.

Masih harus dilihat apakah Ukraina akan terus memiliki perhatian dan kohesi yang diperolehnya dari Barat pada tahun pertama setelah invasi Rusia. “Jawabannya adalah Ukraina bisa kalah. Semua orang di sini perlu memahami bahwa Ukraina bisa kalah dalam perang ini,” kata Bremmer, melansir CNBC.

2. 70% Infrastruktur Penting di Ukraina Hancur

Rusia sudah menghancurkan sekitar 70% infrastruktur Kritis. Itu menjadikan Ukraina tidak bisa leluasa dalam bergerak dan bertindak cepat dalam menyerang.

Ukraina juga tak bisa melakukan perbaikan infrastruktur kritis penting dalam skala cepat. "Maklum, sebelum perang Ukraina hanya mengandalkan bahan material pembangunan dari Rusia," ujar Christoph B. Schiltz, pemerhati perang Ukraina-Rusia, dilansir worldcrunch.

Baca Juga:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved