Operasi Senyap: Pasukan Khusus Inggris Diam-diam Beroperasi di 19 Negara, Termasuk Ukraina

Selasa, 23 Mei 2023 - 19:42 WIB
loading...
A A A
Pasukan khusus mengambil bagian dalam penyelamatan dua lusin diplomat Inggris dan keluarga mereka dari Khartoum pada bulan April lalu setelah pecahnya pertempuran di Sudan, mengevakuasi mereka ke lapangan terbang di utara Ibu Kota, ketika mereka berisiko diserang.

Saat itu, anggota parlemen dari Partai Konservatif Ben Wallace, yang kini menjadi menteri pertahanan, memuji upaya militer yang dilakukan. Namun, Kementerian Pertahanan mengatakan operasi tersebut melibatkan anggota resimen Parasut, Marinir dan Angkatan Udara tetapi tidak menyebutkan pasukan khusus.

Pasukan khusus sering berpartisipasi dalam penyelamatan sandera serta eksfiltrasi. Sekelompok komando SBS mencoba dan gagal menyelamatkan seorang warga Inggris dan seorang Italia yang ditahan oleh kelompok Islam di Nigeria pada 2012, tetapi pasangan yang ditahan di Filipina berhasil diselamatkan pada 2019 dalam sebuah misi yang direncanakan oleh pasukan khusus Inggris, dan untuk yang melatih militer negara itu.

Satu-satunya penempatan di Rusia yang disebutkan di media dimulai pada tahun 2014, ketika sebuah surat kabar tabloid melaporkan bahwa tentara SAS "siap sedia" untuk melindungi keamanan atlet Inggris di Olimpiade musim dingin di Sochi.

Daftar lengkap negara juga mencakup Aljazair, Estonia, Prancis, Oman, Irak, Kenya, Libya, Mali, Siprus, Pakistan, Somalia, dan Yaman. Itu dikirim ke Kementerian Pertahanan, meskipun kementerian secara rutin mengatakan tidak mengomentari aktivitas pasukan khusus.

“Ini adalah kebijakan lama dari pemerintah berturut-turut untuk tidak mengomentari Pasukan Khusus Inggris,” ucap seorang juru bicara Kementerian Pertahanan.

Baca Juga: Inggris Prediksi Konflik Langsung dengan Rusia dan China dalam 7 Tahun
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Pesawat Pengebom Su-24...
Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Rekomendasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Hancurkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved