Operasi Senyap: Pasukan Khusus Inggris Diam-diam Beroperasi di 19 Negara, Termasuk Ukraina

Selasa, 23 Mei 2023 - 19:42 WIB
loading...
A A A
Lima puluh anggota pasukan khusus Inggris terdaftar hadir di Ukraina awal tahun ini dalam dokumen Pentagon yang bocor, meskipun Inggris secara resmi bukan pihak dalam konflik; sebaliknya, angka dari AS dan Prancis masing-masing terdaftar sebagai 14 dan 15. Namun, tujuan mereka tidak disebutkan.

Para penulis laporan tersebut mengatakan bahwa daftar ekstensif penyebaran dilakukan meskipun kurangnya pengawasan. Sementara konvensi menentukan bahwa anggota parlemen harus memilih perang, pasukan khusus dapat dikerahkan tanpa persetujuan parlemen – dan tindakan mereka tidak tunduk pada penyelidikan oleh komite parlemen mana pun.

Pada satu titik, tak lama setelah 38 orang – termasuk 30 warga Inggris – dibunuh oleh seorang teroris di sebuah hotel pantai di Tunisia pada Juni 2015, dilaporkan bahwa SAS telah diberikan “carte blanche” oleh David Cameron, yang saat itu menjabat sebagai perdana menteri, untuk menangkap atau membunuh para pemimpin Islam di Timur Tengah.

“Pengerahan luas Pasukan Khusus Inggris di banyak negara selama dekade terakhir menimbulkan kekhawatiran serius tentang transparansi dan pengawasan demokratis,” kata Iain Overton, direktur eksekutif AOAV.

“Kurangnya persetujuan parlemen dan tinjauan retrospektif untuk misi ini sangat meresahkan,” imbuhnya seperti dilansir dari The Guardian, Selasa (23/5/2023).

Namun pada bulan Maret ini, penyelidikan publik mulai mengarah pada tuduhan bahwa SAS bertanggung jawab atas 54 pembunuhan mendadak di Afghanistan pada tahun 2010 dan 2011, biasanya dalam serangan malam. Laki-laki dipisahkan dari keluarga mereka dan berulang kali ditembak mati setelah dikatakan memiliki senjata.

Baca Juga: PM Inggris Sebut China Timbulkan Tantangan Terbesar bagi Keamanan Global
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Inggris dan Prancis...
Inggris dan Prancis Diam-diam Bahas Pengerahan Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved