AS Sangkal Rusia Hancurkan Sistem Rudal Patriot

Rabu, 17 Mei 2023 - 05:20 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Ukraina Tembak Jatuh 6 Rudal Hipersonik Kinzhal Rusia dalam Semalam

Ukraina saat ini memiliki dua sistem pertahanan udara Patriot di negaranya, satu disumbangkan oleh AS dan yang lainnya disumbangkan bersama oleh Jerman dan Belanda. Tidak jelas sistem mana yang berpotensi rusak, tetapi menghilangkan salah satunya – bahkan untuk waktu yang singkat – dapat memengaruhi kemampuan Ukraina untuk mempertahankan Kiev di tengah serangan rudal Rusia yang semakin intensif.

Pekan lalu, pejabat AS mengatakan kepada CNN bahwa Rusia telah menargetkan sistem rudal Patriot dengan rudal hipersonik, termasuk sekali pada 4 Mei.

"Serangan itu gagal, dan Ukraina berhasil mencegat rudal itu sebelum bisa mengenai Patriot," kata para pejabat AS.

Baca Juga: Rusia Coba Hancurkan Sistem Rudal Patriot AS di Ukraina dengan Misil Hipersonik

Setelah lobi ekstensif oleh Ukraina untuk memberi mereka sistem pertahanan udara yang canggih, AS menghabiskan 10 minggu untuk melatih pasukan Ukraina tentang cara memelihara dan mengoperasikannya. Para pejabat AS dan Barat terkejut dengan betapa cepatnya Ukraina mempelajari cara mengoperasikan Patriot, yang tiba di Ukraina bulan lalu.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved