Netanyahu: Israel Berada Pada Puncak Pertempuran dengan Militan Gaza

Kamis, 11 Mei 2023 - 18:43 WIB
loading...
Netanyahu: Israel Berada...
PM Benjamin Netanyahu mengatakan kampanye pengeboman Israel terhadap militan Palestina di Gaza belum berakhir. Foto/Ilustrasi
A A A
TEL AVIV - Kampanye pengeboman Israel terhadap militan Palestina di Jalur Gaza belum berakhir. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu , menyangkal laporan tentang gencatan senjata yang ditengahi Mesir.

“Kampanye belum berakhir. Kita akan melewati ini bersama dan kita akan menang bersama,” kata Netanyahu, seraya menambahkan bahwa Israel berada di puncak pertempuran melawan Jihad Islam Palestina (PIJ), kelompok militan yang berbasis di Gaza seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (11/5/2023).

Pernyataan Netanyahu muncul setelah media Mesir melaporkan bahwa Kairo telah berhasil menengahi gencatan senjata pada hari Rabu.

Baca Juga: Serangan Udara Israel Tewaskan 17 Warga Palestina, Dibalas Roket dari Gaza

Menurut IDF, hampir 470 roket ditembakkan dari Gaza ke kota-kota Israel pada Rabu malam. IDF menambahkan bahwa 153 roket dicegat oleh pertahanan udara Israel, sementara 107 jatuh di Gaza tanpa mencapai wilayah Israel. IDF mengatakan bahwa pasukannya mencapai lebih dari 130 sasaran di Gaza.

Pada hari Selasa, Israel mulai menyerang apa yang dikatakannya sebagai situs yang terkait dengan militan, termasuk pabrik dan kompleks pembuatan senjata.

Tujuan dari serangan yang dijuluki 'Operasi Perisai dan Panah' adalah untuk membunuh tiga komandan senior PIJ yang bertanggung jawab atas serangan roket di masa lalu ke Israel, kata IDF.

Baca Juga: Israel Kembali Gempur Gaza, Militan Palestina Balas dengan Tembakkan 100 Roket

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina setidaknya 13 orang, termasuk enam wanita dan empat anak tewas dalam serangan hari Selasa.

Israel mengatakan serangan udara tersebut merupakan tanggapan atas rentetan tembakan roket yang diluncurkan pekan lalu oleh Jihad Islam sebagai respons atas kematian salah satu anggotanya akibat mogok makan saat berada dalam tahanan Israel.

Sejauh ini, 20 warga Palestina - termasuk setidaknya lima wanita dan lima anak, serta tiga komandan senior Jihad Islam dan empat pria bersenjata - telah tewas sejak Israel melancarkan serangan dini hari pada hari Selasa, kata pejabat kesehatan Palestina.

Baca Juga: Pertama Kali, Israel Gunakan Pencegat David's Sling Halau Roket Gaza
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Ibu Hamil dan Balita...
Ibu Hamil dan Balita juga Tidak Terima MBG saat Libur Sekolah
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved