7 Teknologi Canggih Dimanfaatkan dalam Perang Ukraina

Kamis, 11 Mei 2023 - 14:01 WIB
loading...
A A A
7 Teknologi Canggih Dimanfaatkan dalam Perang Ukraina

Foto/Reuters

Untuk menghadapi tentara Rusia, militer Ukraina menggunakan virtual reality (VR) untuk menstimulasi skenario perang. Itu juga digunakan untuk melatih taktik dan prosedur dalam berperang. Itu menjadi tentara bisa lebih aman dalam berlatih sebelum ditempatkan di garda depan.

Pada Juni 2022, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tampil dengan hologram 3D di depan konferensi yang dihadiri pengusaha, investor, dan pemimpin bisnis. Dia menantang mereka untuk mendonasikan teknologi dan keuangan untuk membangun kembali Ukraina.

"Ukraina merupakan kesempatan untuk revolusi digital global," tuturnya. Dia mengungkapkan, Ukraina menjadi kesempatan bagi perusahaan teknologi untuk menunjukkan visi dan ambisinya.

Baca Juga: Rudal Jelajah Rusia Bersarang di Negara NATO Polandia

7. Artificial intelligence (AI)/ Kecerdasan Buatan

Ukraina menjadi medan tempur untuk menguji keefektifan AI dalam menarget pasukan Rusia. "Itu memicu pertanyaan etis dan menjadi perhatian utama para pemimpin di dunia," kata CEO Palantir, perusahaan teknologi asal AS, Alex Karp. Dia mengatakan, pasukan Rusia yang tidak mengandalkan AI sangat dirugikan karena penerapan teknologi tersebut.

Perusahaan AI asal Ukraina, Primer, memodifikasi transkrip suara dan layanan penerjemahan yang mampu meretas sistem komunikasi Rusia. Nantinya, data tersebut menjadi informasi bagi tentara Ukraina.

Ukraina juga menggunakan AI untuk pengenalan wajah dan pencitraan yang dikembangkan dari piranti lunak Clearview AI. Itu bertujuan untuk mengidentifikasi tentara Rusia yang meninggal dengan profil di media sosial. Itu digunakan untuk mengirimkan informasi dan jenazah kepada keluarganya.

Para pakar militer menyakini bahwa AI memainkan peranan penting dalam perang kedepannya. "Sistem AI bisa memprediksi pergerakan musuh. AI juga menganalisis data dan jumlah besar untuk mengidentifikasi potensi ancaman," tutur Nikos Loutas, kepala kebijakan AI NATO, dilansir techinformed.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
Drone dan Rudal Merusak...
Drone dan Rudal Merusak Bandara Kuwait, Beberapa Orang Terluka, Penerbangan Terganggu
Mantan Direktur CIA...
Mantan Direktur CIA Sebut Perang Drone Picu Bahaya dan Peluang, Ini 5 Alasannya
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Mengapa Trump Murka...
Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?
Rekomendasi
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Berita Terkini
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved