Akhiri Konflik Ukraina, Diplomat Top UE: Setop Beri Bantuan Militer ke Kiev

Kamis, 11 Mei 2023 - 01:47 WIB
loading...
Akhiri Konflik Ukraina,...
Bantuan militer untuk Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
BRUSSELS - Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa (UE) Josep Borrell mengatakan konflik antara Rusia dan Ukraina dapat diakhiri hanya dalam beberapa hari, dengan catatan bahwa itu semua tergantung pada pasokan militer Barat ke Kiev.

"Saya tahu bagaimana mengakhiri perang dengan segera," kata Borrell kepada media Spanyol La Sexta.

“Berhenti memberikan bantuan militer ke Ukraina dan Ukraina (akan) menyerah dalam beberapa hari. Itu saja, perang sudah berakhir,” tegas diplomat top UE itu seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (11/5/2023).

Borrell mengakui bahwa itu bukanlah hasil yang diinginkan oleh UE dan negara-negara Barat lainnya. Kepala kebijakan luar negeri blok tersebut mengklaim bahwa mengakhiri konflik dengan persyaratan seperti itu akan membuat Ukraina diduduki dan berubah menjadi negara boneka yang kebebasannya dirampas.

"Apakah ini yang kita inginkan untuk mengakhiri perang?" dia bertanya secara retoris.

Borrell kemudian menyalahkan permusuhan yang berkelanjutan di Moskow, mengatakan bahwa Rusia telah berulang kali bersikeras tidak akan berhenti sampai semua tujuan kampanye militernya tercapai. Dia juga mengkritik upaya perdamaian oleh China dan Brasil, mengklaim bahwa mereka terlepas dari kenyataan.

"Setiap orang, yang mengatakan mereka menginginkan perdamaian kemudian harus mengatakan...'Saya ingin Rusia menarik diri dari Ukraina'," ucap Borrell.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
Berita Terkini
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved