4 WNI Terlibat Penyekapan 1.090 Orang untuk Lakukan Online Scam di Filipina
Sabtu, 06 Mei 2023 - 15:52 WIB
loading...
A
A
A
Sabino mengatakan para korban dipaksa untuk menargetkan orang-orang yang tidak menaruh curiga di Amerika Serikat, Eropa dan Kanada.
Paspor mereka disita dan mereka dipaksa bekerja hingga 18 jam sehari, dengan pemotongan gaji karena berinteraksi dengan rekan kerja atau mengambil istirahat panjang.
“Anda seperti tahanan tanpa sel. Anda bahkan tidak diizinkan berbicara dengan teman sekamar Anda,” kata Sabino kepada AFP, Sabtu (6/5/2023).
“Mereka tidak diizinkan keluar dari batas gerbang. Setelah 18 jam bekerja, mereka dibawa ke asrama.”
Para korban sebagian besar adalah warga negara China, Vietnam, Filipina, dan Indonesia.
Pihak berwenang juga menyelamatkan orang-orang dari Malaysia, Thailand, Taiwan, Myanmar, Hong Kong, dan Nepal.
Paspor mereka disita dan mereka dipaksa bekerja hingga 18 jam sehari, dengan pemotongan gaji karena berinteraksi dengan rekan kerja atau mengambil istirahat panjang.
“Anda seperti tahanan tanpa sel. Anda bahkan tidak diizinkan berbicara dengan teman sekamar Anda,” kata Sabino kepada AFP, Sabtu (6/5/2023).
“Mereka tidak diizinkan keluar dari batas gerbang. Setelah 18 jam bekerja, mereka dibawa ke asrama.”
Para korban sebagian besar adalah warga negara China, Vietnam, Filipina, dan Indonesia.
Pihak berwenang juga menyelamatkan orang-orang dari Malaysia, Thailand, Taiwan, Myanmar, Hong Kong, dan Nepal.
Lihat Juga :