Heboh Drone Ukraina Diklaim Coba Habisi Putin, Ini 3 Teori yang Terjadi

Kamis, 04 Mei 2023 - 18:32 WIB
loading...
Heboh Drone Ukraina...
Ukraina dituduh mencoba membunuh Presiden Rusia Vladimir Putin dengan serangan drone di Kremlin. Namun Ukraina menyangkal tuduhan tersebut. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Rekaman kamera keamanan memperlihatkan serangan dua drone, salah satunya meledak, di atas benteng Kremlin pada Rabu dini hari. Rusia menuduh itu sebagai upaya Ukraina untuk membunuh Presiden Vladimir Putin .

Namun Ukraina mengatakan serangan drone itu bukan dari mereka. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa pasukannya hanya berperang di wilayah Ukraina yang diinvasi pasukan Moskow dan bukan menyerang negara lain.

Dalam perang yang penuh dengan propaganda, para pakar mengatakan kepada Insider, Kamis (4/5/2023), bahwa mereka melihat ciri khas dari serangan drone jarak jauh Ukraina dan juga upaya bertahap Rusia untuk membenarkan eskalasi berbahaya untuk mencoba memecahkan kebuntuan militer.

Jika itu adalah serangan Ukraina, itu akan menunjukkan bahwa para pemimpinnya mengambil risiko eskalasi besar dengan rencana yang dieksekusi dengan buruk, dengan terlalu sedikit bahan peledak dan Putin tidak ada di sana.

Baca Juga: Rusia Tuduh Ukraina Serang Kremlin dengan Drone

Kemudian ada pertanyaan tentang bagaimana drone bisa begitu dekat dengan kursi kekuasaan di salah satu gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang paling dipertahankan di dunia. Ada beberapa hal dalam misteri ini yang masih tidak masuk akal.

Video dari insiden tersebut menunjukkan salah satu drone meledak dan menghujani puing-puing yang menyala di atas Kremlin, kemungkinan setelah dicegat oleh sistem pertahanan Rusia. Itu juga menunjukkan apa yang tampak seperti dua orang di atap gedung untuk tujuan yang tidak dapat dijelaskan.

Menyalahkan Ukraina, Kremlin mencirikan insiden hari Rabu sebagai tindakan teroris yang direncanakan dan upaya pembunuhan Presiden Vladimir Putin—meskipun tidak ada ancaman nyata terhadap Putin, mengingat dia tidak ada di sana pada saat itu.

"Rusia berhak untuk mengambil tindakan pembalasan," kata Kremlin.

Para pakar mengatakan kepada Insider bahwa meskipun ada pernyataan berani dari kedua negara, masih banyak yang tidak pasti.

“Masih banyak yang belum kita ketahui tentang serangan ini,” kata Samuel Bendett, pakar Center for Naval Analyses untuk pertahanan dan drone Rusia.

James Patton Rogers, seorang sejarawan militer dan penasihat NATO untuk drone dan peperangan, mengatakan:"Ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan situasi ini."

Bendett, misalnya, mencatat bahwa "tampaknya aneh" bahwa pesawat tak berawak berhasil terbang begitu dekat dengan kompleks Kremlin, tampaknya menghindari sebagian besar pertahanan udara berlapis Moskow.

Sistem pertahanan berlapis tersebut, terutama untuk target kritis seperti Kremlin, telah dipasang sejak invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina, tetapi, meskipun demikian, muncul pertanyaan tentang kemampuan perlindungan pasukan Rusia.

Baca Juga: Ukraina Dituduh Coba Habisi Putin dengan Drone, Ini Respons AS


Tiga Teori soal Drone Ukraina Diklaim Coba Bunuh Putin


Menekankan bahwa pemikiran mereka pada tahap ini sangat spekulatif, para pakar menguraikan tiga teori yang dapat menjelaskan peristiwa dramatis hari Rabu di Ibu Kota Rusia.


Teori 1: Ukraina Mengirim Peringatan


Sebagai permulaan, ada kemungkinan Ukraina berada di balik serangan itu, seperti yang diklaim Rusia. Mereka tentu memiliki banyak motif dan aset.

Ukraina sebelumnya membantah melakukan aktivitas di Rusia atau di wilayah yang diduduki Rusia hanya untuk kemudian mengakui keterlibatannya, seperti ketika pasukannya menyerang sasaran militer Rusia di Crimea musim panas lalu.

Meskipun mereka tidak mengeklaim bertanggung jawab, ada juga serangan di pangkalan militer jauh di dalam wilayah Rusia yang dikaitkan dengan Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Infografis
Ukraina Inginkan Senjata...
Ukraina Inginkan Senjata Nuklir, Ini Respons Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved