Beredar Video Detik-detik Serangan Drone Ukraina Menargetkan Kremlin

Rabu, 03 Mei 2023 - 21:04 WIB
loading...
Beredar Video Detik-detik...
Sebuah video memperlihatkan serangan drone menghantam Istana Senat Rusia. Foto/Tangkapan Layar
A A A
MOSKOW - Sebuah rekaman video yang diklaim berasal dari serangan pesawat tak berawak Ukraina menargetkan Kremlin pada Selasa malam beredar di aplikasi pesan Telegram.

Video tersebut memperlihatkan kepulan asap putih membumbung ke langit malam di atas Istana Kremlin, sebuah bangunan abad ke-19 yang berfungsi sebagai kediaman resmi presiden Rusia.

Tidak ada suara yang terdengar dalam video tersebut, tetapi para saksi mengklaim di Telegram bahwa mereka mendengar setidaknya satu ledakan keras yang menyerupai "gemuruh guntur". Orang-orang di tanggul Kremlin juga dilaporkan melihat percikan api naik ke langit di atas tembok Kremlin.



Sebuah video yang belum diverifikasi beredar di media sosial juga memperlihatkan kebakaran di atap Istana Senat, kediaman kerja kedua presiden di Kremlin. Api dapat dilihat naik di dekat bagian atas atap.

Baca Juga: Pertahanan Udara Rusia Tembak Jatuh 3 Jet Tempur Ukraina dalam 24 Jam

Video lain yang belum diverifikasi yang diterbitkan di Telegram dimaksudkan untuk menunjukkan saat salah satu drone menghantam Istana Senat. Rekaman menunjukkan kendaraan udara tak berawak (UAV) mendekati gedung di ketinggian rendah, sebelum meledak tepat di atas kubahnya.

Ledakan itu tampaknya tidak menyebabkan kerusakan yang signifikan pada bangunan tersebut, bahkan tiang bendera dengan spanduk kepresidenan tetap berada di tempatnya setelah serangan itu seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (3/5/2023).



Sebelumnya kantor kepresidenan Rusia melaporkan serangan itu, menyebutnya sebagai "tindakan teroris yang direncanakan" yang menargetkan kediaman Putin.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengklarifikasi bahwa presiden sedang berada di tempat lain pada saat kejadian dan jadwalnya tidak terpengaruh.

Baca Juga: Berapa Lama Konflik Ukraina Berlangsung? Ini Prediksi Panglima Militer AS

Otoritas kota Moskow telah melarang penggunaan drone yang tidak sah di Ibu Kota Rusia itu, menjelaskan bahwa tindakan semacam itu dapat menghambat pekerjaan penegakan hukum. Rusia juga mengatakan berhak untuk membalas serangan itu di mana saja dan kapan saja dianggap perlu.

Kiev sendiri membantah bertanggung jawab atas serangan itu.

"Ukraina tidak memiliki informasi tentang apa yang disebut serangan malam di Kremlin," kata juru bicara Presiden Volodymyr Zelensky, Sergey Nikiforov, kepada wartawan.

Namun, pada akhir Maret, kepala Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Aleksey Danilov, mengklaim di Twitter bahwa Ukraina memiliki lusinan model dan ribuan UAV, termasuk yang memiliki jangkauan lebih dari 3.000 kilometer.

Baca Juga: Murka dengan Rusia, Gereja Ortodoks Ukraina Ubah Tanggal Hari Natal dan Paskah
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Perjalanan Karier Mpok...
Perjalanan Karier Mpok Alpa, dari Video Viral hingga Jadi Presenter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved