Terkait dengan Kelompok Mafia Terkuat Italia, 150 Orang Ditangkap di Seluruh Eropa

Rabu, 03 Mei 2023 - 17:35 WIB
loading...
Terkait dengan Kelompok...
Terkait dengan kelompok mafia terkuat Italia, 150 orang ditangkap di seluruh Eropa. Foto/Ilustras/Sindonews
A A A
BRUSSELS - Lebih dari 150 orang telah ditangkap di seluruh Jerman , Spanyol , dan Italia setelah penyelidikan selama tiga tahun terhadap kelompok mafia Italia yang paling kuat.

Penyelidik Italia dan Belgia percaya bahwa tersangka anggota kelompok kejahatan terorganisir Ndrangheta menyelundupkan hampir 25 ton kokain antara Oktober 2019 dan Januari 2022.

Grup tersebut juga dituduh menyalurkan lebih dari 22 juta Euro atau sekitar Rp356,5 miliar dari Calabria di Italia ke Belgia, Belanda, dan Amerika Selatan.

Ndrangheta berbasis di wilayah selatan Calabria, dan telah melampaui Cosa Nostra (mafia Sisilia) untuk menjadi kelompok mafia paling kuat di Italia dan bisa dibilang kelompok kejahatan terorganisir terkaya di dunia.

Polisi Carabinieri Italia didukung oleh helikopter saat mereka melakukan 108 penangkapan di berbagai kota di seluruh negeri dalam penyelidikan yang berbasis di kota selatan Reggio Calabria, kata mereka dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Sky News, Rabu (3/5/2023).

Sebanyak 15 orang lainnya ditahan atas perintah polisi di kota pelabuhan Genoa, Italia barat laut.

Baca Juga: Wanita Nigeria Bos Mafia Diekstradisi ke Italia

Mereka yang ditangkap antara lain dituduh terlibat dalam perkumpulan mafia, perdagangan narkoba dan senjata, serta pencucian uang.

Foto-foto yang dirilis oleh penegak hukum di Italia menunjukkan senjata, obat-obatan dan sejumlah uang yang tidak diketahui jumlahnya yang disita dalam penggerebekan.

Sementara itu, ribuan polisi Jerman terlibat dalam penggeledahan yang berujung pada penangkapan puluhan tersangka dalam penggerebekan dini hari.

Di antara mereka yang ditangkap di Jerman adalah empat orang di Bavaria, 15 di North Rhine-Westphalia, dan 10 di negara bagian barat daya Rhineland Palatinate.

Polisi negara bagian di Bavaria mengatakan penangkapan itu merupakan hasil penyelidikan selama lebih dari tiga tahun yang dijuluki "Operasi Eureka".

Polisi Jerman juga menyita barang bukti potensial di puluhan lokasi termasuk rumah dan kantor.

Dua tersangka yang sedang diselidiki di negara bagian barat Saarland ditangkap di Italia.

Baca Juga: Bak Film Aksi, Bos Mafia Kabur dari Penjara Super Ketat Pakai Seprei

Polisi tidak mengidentifikasi mereka, hanya mengatakan bahwa yang satu berusia 47 tahun dan yang lainnya 25 tahun.

"Antara lain, para tersangka di Jerman dituduh melakukan pencucian uang, penghindaran pajak kelompok, penipuan geng komersial, dan penyelundupan narkotika," bunyi pernyataan dari kantor investigasi kriminal Jerman di Rhine-Westphalia Utara.

Sementara itu, seorang pria juga ditangkap di kota Malaga di selatan Spanyol sebagai bagian dari penyelidikan terkoordinasi, kata polisi Spanyol, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Penyelidikan terkoordinasi dilakukan oleh penyelidik di Jerman, Belgia, Prancis, Italia, Portugal dan Spanyol, kata jaksa penuntut umum Jerman dan polisi negara bagian.

Siaran pers dari penegak hukum di kota Italia Regio Calabria, di mana Ndrangheta bermarkas, mengatakan surat perintah penangkapan juga diberikan di Belgia, Prancis, Portugal, Rumania.

Jaksa Jerman dan polisi Carabinieri mengatakan mereka akan mengadakan dua konferensi pers terpisah pada Rabu malam waktu setempat.

Baca Juga: 16 Tahun Buron, Tersangka Mafia Italia Tertangkap Saat Jadi Koki Pizza
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Berita Terkini
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Infografis
Ada Indonesia, Ini Negara...
Ada Indonesia, Ini Negara dengan Angkatan Laut Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved