Bukan AS dan Rusia, Negara Mayoritas Muslim Ini Pemilik Bahan Bom Nuklir Terbesar di Dunia

Senin, 01 Mei 2023 - 10:18 WIB
loading...
Bukan AS dan Rusia,...
Tes senjata nuklir Amerika Serikat di Bikini Atoll, Marshall Islands tahun 1946. Kazakhstan, negara mayoritas Muslim, menjadi pemilik uranium terbesar di dunia. Foto/REUTERS/US Library of Congress
A A A
NUR SULTAN - Rusia dan Amerika Serikat (AS) menjadi pemilik senjata nuklir terbanyak di dunia. Namun bahan utama bom nuklir—uranium—terbesar di dunia dimiliki oleh Kazakhstan, negara pecahan Uni Soviet dengan penduduk mayoritas Muslim.

Data International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN) menyebutkan Rusia sebagai pemilik hulu ledak nuklir terbanyak di dunia, yakni 5.977 unit. Disusul AS 5.428 unit, China 350 unit, Prancis 290 unit, Inggris 225 unit, Pakistan 165 unit, India 160 unit, Israel 90 unit, Korea Utara (Korut) 20 hingga 43 unit.

Amerika, sesuai kesepakatan NATO, telah mengerahkan lebih dari 100 bom nuklirnya ke lima negara NATO di Eropa. Rinciannya adalah Turki 50 unit, Italia 40 unit, Belgia 20 unit, Jerman 20 unit, dan Belanda 20 unit.

Baca Juga: Ketika Amerika Ketakutan AI Digunakan untuk Luncurkan Serangan Nuklir

Kazakhstan sejatinya pernah memiliki 1.400 senjata nuklir warisan Uni Soviet. Namun, negara tersebut memilih untuk menyerahkan semuanya ke Rusia pada 1995. Kazakhstan juga menandatangani Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (NPT).

Terlepas dari keputusannya untuk tidak menjadi negara bersenjata nuklir, Kazakhstan—yang dijuluki pemilik "Tanah Perawan" karena banyak wilayahnya belum terjamah—adalah pemilik uranium terbanyak di dunia.

Mengutip data World Nuclear Associaton, pada tahun 2021, Kazakhstan menghasilkan uranium 21.819 ton atau 45% dari pasokan dunia, diikuti oleh Namibia (12%) dan Kanada (10%).

Sekadar diketahui, uranium adalah unsur kimia dengan simbol U dan nomor atom 92. Penemunya adalah Martin Klaproth, seorang ahli kimia Jerman.

Uranium secara alami terdapat di tanah, air, dan batuan yang ditemukan di Bumi. Ini diekstraksi secara komersial dari mineral penghasil uranium seperti uraninit dan merupakan salah satu unsur terberat dari semua unsur alami, sekitar 18,7 kali lebih padat dari air. Karena kepadatan ini, uranium telah digunakan sebagai sumber energi terkonsentrasi yang melimpah selama lebih dari 60 tahun.

Baca Juga: Rusia Peringatkan Barat: Jangan Uji Kesabaran Kami soal Eskalasi Nuklir!

Uranium yang diperkaya tinggi digunakan dalam senjata nuklir, reaktor propulsi Angkatan Laut, dan di beberapa reaktor penelitian. Konsentrasi 20% 235U ditemukan dalam uranium yang diperkaya tinggi. Ini adalah jenis uranium yang digunakan dalam bom atom pertama yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang pada 6 Agustus 1945.


Kazakhstan Negara Mayoritas Muslim


Mayoritas rakyat Kazakhstan menganut agama Islam yang diperkenalkan oleh para penganut Sufi dari Arab.

Selama periode Soviet, kebebasan beragama dikekang, banyak Masjid yang ditutup. Namun setelah merdeka, semua itu berubah, kebebasan beragama diberikan kembali pada rakyat.

Menurut sensus nasional 2009, penganut Islam di negara ini mencapai 70,2 persen dari populasi. Kemudian Kristen Orthodoks 26%, atheis 2,8%, Kristen lainnya 2,3% dan lain-lain 0,8%.

Penganut Islam di negara ini adalah etnis Kazakh dan Uzbek. Sedangkan etnis Slavik kebanyakan menganut Kristen Ortodoks.

Meskipun mayoritas penduduknya Muslim, konstitusi setempat menyatakan Kazakhstan sebagai negara sekuler.

Negara yang dianggap sebagai sekutu Rusia ini dipimpin oleh Presiden Kassym-Jomart Tokayev dan Perdana Menteri Alihan Smaiylov.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved