Presiden Turki Erdogan Jatuh Sakit, Terpaksa Libur Kampanye Pilpres

Sabtu, 29 April 2023 - 00:01 WIB
loading...
Presiden Turki Erdogan...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tinggal di rumah untuk hari ketiga pada Jumat (28/4/2023) karena sakit perut.

Kondisi itu mengganggu kampanyenya untuk memperpanjang kekuasaannya hingga lebih dari 20 tahun.

Pemimpin berusia 69 tahun itu menyelesaikan jadwalnya yang sibuk untuk tampil di depan umum setelah terlihat sakit saat siaran langsung di TV pada Selasa malam.

Menteri Kesehatan Turki mengatakan Erdogan menderita gastroenteritis.

Masalah pencernaan mudah diobati dan biasanya hilang dalam beberapa hari, tetapi itu telah membalikkan jadwal kampanye Erdogan yang sibuk menjelang pemilu terpenting Turki dalam beberapa generasi pada 14 Mei.

Erdogan telah mencoba memberi kompensasi dengan menghadiri acara melalui tautan video.

Baca juga: Coba Tikam Polisi, Pria Palestina Ditembak Mati Pasukan Israel

Dia dan Presiden Rusia Vladimir Putin muncul bersama pada konferensi video pada Kamis, meresmikan pembangkit listrik tenaga nuklir yang dibangun oleh perusahaan terkait Kremlin yang membantu Turki di pantai selatan.

Erdogan menjadwalkan tautan video lain dengan kota selatan Adana untuk membuka jembatan baru pada Jumat.

Kedua acara tersebut adalah jenis peluncuran publik yang digunakan Erdogan untuk meningkatkan citranya menjelang ujian pemilu presiden (pilpres) terberatnya.

Acara tersebut disiarkan langsung di TV dan kemudian mendominasi diskusi di media pro-pemerintah yang menguasai sebagian besar gelombang udara dan media cetak Turki.

Erdogan telah menjadwalkan acara di lima kota selama dua hari sebelum jatuh sakit.

Situasi ini telah menciptakan lebih banyak ruang bagi saluran nasional untuk mengudarakan aksi unjuk rasa oleh pemimpin oposisi sekuler Kemal Kilicdaroglu.

Jajak pendapat menunjukkan kedua pria itu mungkin menuju pemilu putaran kedua pada 28 Mei.

Tapi Kilicdaroglu memimpin dalam sebagian besar survei opini publik dan masih berharap mengamankan kemenangan putaran pertama.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Berita Terkini
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Infografis
Presiden Erdogan Ingin...
Presiden Erdogan Ingin Membentuk Tatanan Dunia Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved