5 Negara Penjajah Terkejam di Dunia, Nomor Terakhir Tengah Berperang

Rabu, 26 April 2023 - 21:49 WIB
loading...
5 Negara Penjajah Terkejam...
Sejumlah negara di dunia dikenal sebagai negara penjajah terkejam di dunia. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Sejarah dunia tidak terlepas dari penjajahan. Negara-negara kuat dari Eropa dengan spirit Gold (mencari kekayaan atau sumber daya alam), Glory (kejayaan dengan memperluas wilayah kekuasaan), dan Gospel(menyebarkan agama Nasrani)menjelajah dunia untuk mencari tanah taklukan di belahan dunia lain.

Praktik penjajahan atau kolonialisme ini dianggap menjadi strategi yang jitu bagi negara untuk mengambil alih dan memanfaatkan sumber daya alam dan manusia dari wilayah jajahannya untuk kepentingan tertentu.

Namun, praktik ini tentu menimbulkan dampak buruk bagi negara yang merasakan pengaruh kolonialisme negara lain.

Sejumlah negara menjajah wilayah lain dengan begitu kejam dan sadis untuk mengeruk sumber daya alamnya untuk memenuhi kebutuhan negaranya. Akibatnya, korban jiwa pun berjatuhan akibat praktik-praktik yang terkadang tidak berperikemanusiaan.

Berikut adalah 5 negara penjajah terkejam di dunia yang disadur dari sejumlah sumber.

1. Inggris

Melansir World Atlas, meskipun memiliki wilayah negara yang tidak begitu luas dan terpisah dari daratan utama Eropa, Inggris mampu menumbuhkan kerajaan terbesar dalam sejarah, bahkan hingga kini.

Inggris memiliki wilayah jajahan yang begitu luas. Negara ini telah menjajah 115 negara termasuk Australia, Selandia Baru, Kanada, Papua Nugini, dan masih banyak lagi.

Inggris melakukan penjajahan yang kejam, tidak jarang praktik-praktik yang kejam dan sadis dilakukan. Mereka mengeruk sumber daya yang ada di tanah jajahannya untuk kejayaan negara itu di Eropa.

2. Prancis

Negara yang dikenal sebagai pusat mode dunia ini merupakan negara yang memiliki daerah jajahan mencapai lebih dari sepuluh juta kilometer persegi.

Dengan total 53 negara jajahan, kebanyakan daerah yang dijajah Prancis itu terletak di benua Afrika. Inilah mengapa banyak negara yang berada di benua tersebut yang menggunakan bahasa Prancis dalam kehidupan sehari-hari.

Sejumlah negara seperti Italia, Jerman, Kanada, Amerika, Meksiko juga pernah dijajah oleh Prancis

Prancis juga dikenal kejam dan sadis selama menjajah. Negara-negara tersebut sangat menderita selama dijajah oleh Prancis.

3. Belanda

Belanda menjajah banyak bagian dunia, mulai dari Amerika hingga Asia dan Afrika. Sejak abad ke-17, Belanda mulai menjajah banyak bagian Afrika, termasuk Pantai Gading, Ghana, Afrika Selatan, Angola, Namibia, dan Senegal.

Wilayah jajahan Belanda juga mencakup Belgia, Brazil, Pantai Gading, Luxembourg, Amerika, Sri Lanka, Taiwan, Afrika Selatan, Suriname, dan tentu saja Indonesia.

Sejarah mengenai kolonialisme negara ini tidak bisa lepas dari kisah kesengsaraan ribuan budak yang diculik dan kemudian dijual ke pasar di Eropa dan Amerika.

4. Spanyol

Negara berikutnya yang ada dalam daftar ini adalah Spanyol. Dimulai dengan Columbus pada tahun 1492 dan berlanjut selama hampir 350 tahun, Spanyol menaklukkan dan mendiami sebagian besar Amerika Selatan, Karibia, dan barat daya Amerika.

Selama menjajah, Spanyol bertindak sangat kejam untuk mengeruk sumber daya tanah jajahan untuk kepentingan negaranya. Mereka tidak segan-segan berperang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dari penduduk lokal yang tewas secara mengenaskan.

5. Rusia

Negara terakhir dalam daftar ini adalah Rusia. Negara yang tengah berperang dengan Ukraina ini di masa lalu juga melakukan penjajahan ke daerah sekitarnya.

Rusia menjajah dengan sangat sadis dan kejam. Mereka menekan dan menyerang hingga berhasil mengambil alih semua wilayah. Mereka juga tidak segan-segan menghabisi penduduk wilayah taklukan jika tidak menurut dan melakukan pemberontakan.

Negara-negara yang pernah dijajah dan merasakan kekejaman Rusia adalah Belarusia, Finlandia, Latvia, Lithuania, Moldova, Polandia, dan Ukraina.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Jokowi Janji Bawa Ijazah Asli ke Persidangan
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Berita Terkini
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved