Ukraina Klaim Pasukan Rusia dan Tentara Wagner Saling Bunuh
Selasa, 25 April 2023 - 19:45 WIB
loading...
Ukraian klaim pasukan Rusia dan tentara bayaran Wagner saling bunuh. Foto/Ilustrasi
A
A
A
KIEV - Ukraina pada hari Minggu mengatakan bahwa sekelompok tentara Rusia dan tentara bayaran Wagner saling baku tembak. Pemicunya adalah perselisihan terkait kesalahan saat perang.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina dalam pengarahan hariannya pada hari Minggu menulis tentara dari kedua pasukan tewas dalam baku tembak di Luhansk, wilayah Ukraina timur yang diduduki oleh Rusia dan pemberontak yang didukung Kremlin.
Grup Wagner secara resmi bukan bagian dari tentara Rusia, tetapi telah didaftarkan oleh Kremlin untuk berperang bersama pasukan Moskow di Ukraina.
Pembaruan itu mengklaim kedua belah pihak bentrok saat mereka saling menyalahkan atas kekalahan di Ukraina.
"Mereka mengalihkan tanggung jawab atas kesalahan perhitungan taktis mereka sendiri dan kerugian yang diderita satu sama lain," kata pengarahan itu.
"Akibatnya, pertempuran antara Angkatan Bersenjata Rusia dan tentara bayaran PMC Wagner pecah di pemukiman Stanytsia Luhanska baru-baru ini," sambung pengarahan itu seperti dikutip dari Insider, Selasa (25/4/2023).
Baca Juga: Menteri Ukraina Yakin Negaranya Bisa Kalahkan Rusia dalam Perang Teknologi
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina dalam pengarahan hariannya pada hari Minggu menulis tentara dari kedua pasukan tewas dalam baku tembak di Luhansk, wilayah Ukraina timur yang diduduki oleh Rusia dan pemberontak yang didukung Kremlin.
Grup Wagner secara resmi bukan bagian dari tentara Rusia, tetapi telah didaftarkan oleh Kremlin untuk berperang bersama pasukan Moskow di Ukraina.
Pembaruan itu mengklaim kedua belah pihak bentrok saat mereka saling menyalahkan atas kekalahan di Ukraina.
"Mereka mengalihkan tanggung jawab atas kesalahan perhitungan taktis mereka sendiri dan kerugian yang diderita satu sama lain," kata pengarahan itu.
"Akibatnya, pertempuran antara Angkatan Bersenjata Rusia dan tentara bayaran PMC Wagner pecah di pemukiman Stanytsia Luhanska baru-baru ini," sambung pengarahan itu seperti dikutip dari Insider, Selasa (25/4/2023).
Baca Juga: Menteri Ukraina Yakin Negaranya Bisa Kalahkan Rusia dalam Perang Teknologi
Lihat Juga :